Laporkan Masalah

Partisipasi Masyarakat dalam Pengelolaan Desa Wisata

IDA ULFIANA, Ely Susanto, Dr.Phil.,S.I.P.,M.B.A

2018 | Skripsi | S1 MANAJEMEN DAN KEBIJAKAN PUBLIK

Desa Wisata Kalakijo adalah salah satu desa wisata terkemuka di Kabupaten Bantul yang terbentuk swadaya dari masyarakat. Para pionir awal pendirian desa wisata kuliner dimulai dengan merintis usaha kuliner rumahan, Rumah Makan Ingkung Kuali. Kemudian berkembang menjadi beberapa restoran dengan pengelola yang sama, sehingga hingga kini ada puluhan bisnis kuliner Ingkung Kuali. Dengan perkembangan pesat ini, Pemerintah Daerah Kabupaten Bantul menetapkan Desa Wisata Kalakijo sebagai salah satu embrio desa wisata terbaik di Kabupaten Bantul pada tahun 2018. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori tahapan partisipasi dalam suatu program dan teori tangga partisipasi. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Data diperoleh dengan mewawancarai dan mengamati pengelola desa wisata Kalakijo dan pihak-pihak terkait. ditambah dengan peraturan dan penelitian lain yang telah dilakukan sebelumnya. Program-program di Desa Wisata Kalakijo adalah Wisata Kuliner, Pusat Pendidikan Lingkungan (EEC), Tour and Travel, dan Acara. Masing-masing kegiatan ini tentu bersinggungan dengan komunitas lokal. Partisipasi masyarakat di desa wisata Kalakijo terbagi menjadi 4 bagian. Keempat bagian tersebut adalah partisipasi masyarakat dalam pengambilan keputusan, partisipasi dalam implementasi, partisipasi dalam manfaat, dan partisipasi dalam evaluasi. Praktik partisipasi masyarakat berada pada berbagai tingkatan. masyarakat berpartisipasi lebih banyak dalam bisnis kuliner daripada program EEC atau program Tour. Ini karena manajemen yang terpisah. EEC dan Tour dikelola langsung oleh Hoshizora Foundation, sementara Ingkung Kuali dikelola oleh manajemen yang ditunjuk oleh komunitas. Partisipasi masyarakat sangat tergantung pada manajer program. Ketika program dikelola langsung oleh komunitas, partisipasi masyarakat tinggi. Sedangkan ketika program dikelola oleh Yayasan, partisipasi masyarakat cenderung rendah.

Kalakijo Tourism Village is one of the leading tourism villages in Bantul Regency which is formed from the independent idea of the community. The early pioneers of the establishment of a culinary tourism village began with the pioneering home-based culinary business, Rumah Makan Ingkung Kuali. Then developed into several restaurants with the same manager,so that up to now there are dozens of Ingkung Kuali culinary businesses. With this rapid development, the Regional Government of Bantul Regency establishes Kalakijo Tourism Village as one of the best tourism village embryos in Bantul Regency in 2018. The theory used in this study is the theory of the stages of participation in a program and the theory of the ladder of participation. This research uses descriptive qualitative method. Data is obtained by interviewing and observing the Kalakijo tourism village manager and related parties. coupled with regulations and other studies that have been done before. The programs in Kalakijo Tourism Village are Culinary Tourism, Environment Education Center (EEC), Tour and Travel, and Events. Each of these activities certainly intersects with local communities. Community participation in the Kalakijo tourism village is divided into 4 parts. The four parts are community participation in decision making, participation in implementation, participation in benefits, and participation in evaluation. The practice of community participation is at various levels. the community participates more in the culinary business than EEC program or Tour program. This is due to separate management. EEC and Tour are managed directly by the Hoshizora Foundation, while Ingkung Kuali is managed by a management appointed by the community. Community participation is very dependent on program managers. When the program is managed directly by the community, community participation is high. Whereas when the program is managed by the Foundation, community participation tends to be low

Kata Kunci : Village Tourism, participation, ladder of participation.

  1. S1-2018-312414-abstract.pdf  
  2. S1-2018-312414-bibliography.pdf  
  3. S1-2018-312414-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2018-312414-title.pdf