PENGELOLAAN KOMUNIKASI BENCANA DALAM PENGURANGAN RISIKO BENCANA BERBASIS MASYARAKAT (Studi Kasus tentang Pengelolaan Komunikasi Bencana Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Daerah Istimewa Yogyakarta dalam Mengurangi Risiko Bencana Berbasis Masyarakat)
RINALDO KHAIRUNNAS, Drs. I Gusti Ngurah Putra, M.A.
2018 | Skripsi | S1 ILMU KOMUNIKASIPengelolaan komunikasi bencana merupakan proses komunikasi, koordinasi antara masyarakat dan pemerintah untuk penanganan korban bencana berjalan efektif dan efisien. Indonesia merupakan wilayah yang terletak pada posisi rawan terjadi bencana alam. Oleh karena itu Badan Penanggulang Bencana Daerah (BPBD) berperan penting dalam penanganan bencana di setiap wilayah Indonesia. Dalam menangani masalah bencana, kehadiran BPBD merupakan elemen penting dalam memberikan informasi bencana, penyelamatan, dan pemulihan bencana dengan koordinasi dan komunikasi yang baik, ini akan mendorong kelancaran penanganan bencana di masa depan, terutama terhadap bencana yang mungkin terjadi di Daerah Istimewa Yogyakarta. Penelitian ini diharapkan mampu mengetahui dan menjelaskan kesiapan BPBD DIY dalam pengelolaan komunikasi bencana. Penelitian ini menggunakan metode studi kasus, dengan mengumpulkan data berdasarkan hasil wawancara mendalam, observasi, dan studi pustaka. Penelitian ini berfokus pada pengelolaan komunikasi bencana dari BPBD Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan terhadap bencana di Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa BPBD DIY bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan memiliki strategi sendiri dalam pengurangan resiko bencana dengan melakukan kajian risiko bencana, melihat kerentanan potensi terjadinya bencana, membentuk Sekolah Siaga Bencana (SSB), dan Desa Tangguh Bencana yang bertujuan untuk meningkatkan kapasitas masyarakat dalam menghadapi bencana.
Management of disaster communication is a communication process, coordination between the community and the government for handling disaster victims is effective and efficient. Indonesia is an area that is located in a position prone to natural disasters. Therefore the Regional Disaster Management Agency (BPBD) plays an important role in disaster management in every region of Indonesia. In dealing with disaster problems, the presence of BPBD is an important element in providing disaster information, rescue, and disaster recovery with good coordination and communication, this will encourage the smooth handling of disasters in the future, especially against disasters that might occur in Yogyakarta Special Region. This research is expected to be able to know and explain the readiness of BPBD DIY in disaster communication management. This study uses a case study method, by collecting data based on the results of in-depth interviews, observations, and literature studies. This study focuses on managing disaster communication from BPBD in the field of disaster prevention and preparedness in the Special Province of Yogyakarta. The results of this study indicate that BPBD DIY in the field of Prevention and Preparedness has its own strategy in disaster risk reduction by conducting disaster risk assessments, looking at the vulnerability of potential disasters, forming Disaster Preparedness Schools (SSB), and Disaster Resilient Villages which aim to increase the capacity of communities in face disaster.
Kata Kunci : Komunikasi Bencana, bencana, strategi komunikasi, Disaster Communication, disasters, communication strategy.