Perbedaan Pertambahan Berat Badan Bayi Prematur Antara Pemberian Human Milk Fortifier dan ASI di RSUD Panembahan Senopati
IKA NUR HERLIYANTI, Mumtihana Muchlis, S.ST., M.Kes; Purwanta, S.Kp., M.Kes
2018 | Tugas Akhir | D4 BIDAN PENDIDIK SVPrematuritas merupakan penyebab kematian neonatal kedua di Indonesia setelah gangguan napas dengan presentase 32,4%. Bayi yang lahir prematur mayoritas mempunyai berat badan lahir rendah. Bayi prematur harus mendapatkan nutrisi yang tepat untuk mendukung pertumbuhan dan perkembangannya. Pemberian Human Milk Fortifier pada ASI menjadi salah satu cara untuk memberikan nutrisi yang tepat bagi bayi prematur dengan berat badan lahir rendah. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui perbedaan pertambahan berat badan bayi prematur antara pemberian Human Milk Fortifier dan ASI di RSUD Panembahan Senopati. Metode penelitian ini menggunakan desain cohort retrospektif dengan teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling. Subjek penelitian 30 bayi prematur. Masing-masing kelompok dilakukan uji homogenitas.Teknik analisis menggunakan Mann-Whitney U Test dengan signifikansi �± (0,05) untuk mengetahui perbedaan pertambahan berat badan bayi prematur antara kelompok Human Milk Fortifier dan ASI. Penelitian ini menggunakan instrumen data rekam medis pasien di RSUD Panembahan Senopati pada tahun 2018. Hasil penelitian menunjukan terdapat pertambahan berat badan pada bayi prematur yang diberikan terapi Human Milk Fortifier (7,7 �± 74,8) g/hari CI 95% (75,24 - 158,09) dan terdapat penurunan berat badan pada bayi yang diberikan ASI (-0,6 �± 82,8) g/hari CI 95% (-55,85 - 35,85). Perbedaan pertambahan berat badan bayi prematur antara kelompok Human Milk Fortifier dan ASI setelah 15 hari pemberian terapi yaitu sebesar 126,67 g dengan p-value (0,000) nilai OR = 28,0 dan RR = 2,8. Sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan berat badan yang bermakna antara bayi prematur dengan pemberian Human Milk Fortifier dan ASI di RSUD Panembahan Senopati. Pemberian Human Milk Fortifier dapat meningkatkan berat badan bayi prematur 2,8 kali lebih besar dibandingkan dengan pemberian ASI.
Prematurity is the second cause of neonatal death in Indonesia after a respiratory disorder with a percentage of 32.4%. Most of premature babies have low birth weight. Premature babies should get the right nutrients to support their gowth and development. The administration of Human Milk Fortifier in breast milk is one way to provide proper nutrition for premature babies with low birth weight. The purpose of this study was to determine differences in the weight gain of premature infants between the Human Milk Fortifier and premature breast milk administration at Panembahan Senopati Hospital in 2018. This research method used a retrospective cohort design with sampling technique using total sampling. Subjects were 30 preterm infants. Each goup carried out a homogeneity test. The analysis technique used Mann-Whitney U Test with a significance of �± (0.05) to determine the difference in weight gain of premature infants between the Human Milk Fortifier and premature breast milk goups. This research used medical record data of patients in Panembahan Senopati Hospital. The results showed that there was weight gain in premature infants who were given Human Milk Fortifier therapy (7.7 �± 74.8) g/day 95% CI (75.24 - 158.09) and there was weight loss in infants given premature breast milk (-6,0 �± 82.8) g/day 95% CI (-55.85 - 35.85). The difference in the weight gain of premature babies between the Human Milk Fortifier and premature breast milk goups after 15 days of therapy was 126.67 gs with a p-value (0.000) OR = 28.0 and RR = 2.8. Thus, it can be concluded that there were significant differences in body weight between premature infants with Human Milk Fortifier and premature breast milk administration at Panembahan Senopati Hospital. The provision of Human Milk Fortifier can increase the weight of premature babies 2.8 times geater than that of breastfeeding premature milk.
Kata Kunci : Prematur, Human Milk Fortifier, ASI, Pertambahan Berat Badan / premature, human milk fortifier, breast milk, weight gain