Laporkan Masalah

PERSEPSI MASYARAKAT TERHADAP PENGGUNAAN KARTU TANI DI KABUPATEN PATI (Kasus di Desa Wotan dan Desa Pakem, Kecamatan Sukolilo)

ETIK KURNIAWATI, Dr. Andri Kurniawan, S.Si., M.Si.

2018 | Skripsi | S1 PEMBANGUNAN WILAYAH

Penggunaan kartu tani yang merupakan program baru dalam pembelian pupuk bersubsidi yang dilakukan oleh petani. Kondisi pertanian di Kabupaten Pati sendiri memiliki perbedaan yang dipengaruhi oleh kondisi topografi berupa dataran dan perbukitan. Hal tersebut akan mempengaruhi kondisi tanah, curah hujan, ketersediaan air, dan jenis tanaman. Jenis tanaman akan mempengaruhi jumlah dan jenis pupuk yang digunakan sehingga akan mempengaruhi persepsi petani dalam menggunakan kartu tani sebagai alat pembelian pupuk bersubsidi. Penelitian ini bertujuan untuk mendiskripsikan sistem kartu tani, mengetahui persepsi masyarakat penggunaan kartu tani serta mengetahui kendala dan harapan dari penggunaan kartu tani pada daerah dengan topografi datar dan perbukitan. Penelitian ini menggunakan metode survei dengan teknik pengumpulan data kuesioner kepada petani dan wawancara mendalam dengan pihak terkait yang terlibat dalam program kartu tani. Teknik sampling yang digunakan dalam penelitian ini adalah quota sampling dengan memilih 60 responden pada dua daerah penelitian. Teknik analisis yang digunakan adalah deskriptif kualilatif dengan triangulasi data dan deskriptif kuantitatif menggunakan crosstab dan chi-square dengan menggunakan program SPSS. Hasil dalam penelitian ini menunjukkan bahwa sistem penggunaan kartu tani dipengaruhi oleh sistem subsidi, sistem distribusi, dan sistem informasi manajemen pertanian (SIMPI). Persepsi terhadap penggunaan kartu tani berdasarkan persepsi terhadap program, kemudahan, dan efektivitas di daerah topografi datar dan topografi perbukitan secara keseluruhan memiliki nilai signifikansi lebih dari 0,05 yang menunjukkan bahwa tidak terdapat perbedaan yang signifikan terhadap persepsi penggunaan kartu tani di daerah dataran dan perbukitan. Pemanfaatan kartu tani rata-rata secara keseluruhan hanya untuk membeli pupuk bersubsidi. Kendala akibat kurangnya sosialisasi menjadi kendala yang paling dirasakan oleh petani. Harapan penggunaan kartu tani adalah ingin lebih dipermudah lagi baik itu sistem maupun teknis pembelian.

The use of the "Kartu Tani" which is a new program in purchasing the subsidized fertilizer made by farmers. Agricultural condition in Pati Regency itself have a difference that are influenced by topographic condition of plains and hills. This will affect the soil condition, rainfall, availability of water, and type of plants. This type of plant will affect the amount and type of fertilizer so that it will affect the perception of farmers in using "Kartu Tani" as a tool in purchasing subsidized fertilizer. This study aims at describing the farming card system, knowing the public perception of the use of "Kartu TanI" and knowing the constraints and expectations of the use of "Kartu Tani" in areas topographic condition of plains and hills. This study uses a survey method with questionnaire data collection techniques for farmers and in-depth interviews with related parties involved "Kartu Tani" program. The sampling technique used in this study is quota sampling by selecting 60 respondents in two research areas. The analysis technique using descriptive qualitative with triangulation and descriptive quantitative data using crosstab and chi-square in SPSS program. The results in this study indicate that the system of using "Kartu Tani" is influenced by the subsidy system, distribution system, agricultural management information system (SIMPI). Perception in the use of "Kartu Tani" are based on the perception of the program, convenience, and effectiveness in plain topography and hill topography. It has a significance value more that 0.05 which indicates that there is no significant difference in the perception in using "Kartu Tani" in the plains and hills. The overall use of the "Kartu Tani" is only to buy subsidized fertilizer. Constraints caused by lack of socialization are the constraints most perceived by farmers. The expectation of using a "Kartu Tani" is to make it easier to facilitate both the system and the purchasing technique.

Kata Kunci : Persepsi, Kartu Tani, Pupuk Bersubsidi, Topografi

  1. S1-2018-365074-abstract.pdf  
  2. S1-2018-365074-bibliography.pdf  
  3. S1-2018-365074-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2018-365074-title.pdf