Laporkan Masalah

ANALISIS PERBANDINGAN KINERJA KEUANGAN BANK PEMBANGUNAN DAERAH DI PULAU SUMATERA

ETNA HARGIYANTI I M, Laksmi Yustika Devi, SP., M.Si., Ph,D.

2018 | Tugas Akhir | D3 EKONOMIKA TERAPAN

Bank Pembangunan Daerah (BPD) sebagai salah satu bank yang ada pada sistem perbankan nasional memiliki fungsi dan peran yang signifikan dalam konteks pembangunan ekonomi regional karena BPD mampu membuka jaringan pelayanan di daerah-daerah dimana secara ekonomis tidak mungkin dilakukan oleh bank swasta. Di Pulau Sumatera terdapat delapan BPD yang terdiri dari BPD Aceh, BPD Lampung, BPD Bengkulu, BPD Jambi, BPD Riau dan Kepulauan Riau, BPD Suamtera Barat, BPD Sumatera Selatan dan Bangka Belitung, BPD Sumatera Utara. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisa kinerja keuangan pada Bank Pembangunan Daerah di Pulau Sumatera.Rasio keuangan yang digunakan adalah rasio likuiditas (LDR), rasio rentabilitas (ROA, ROE, BOPO), rasio solvabilitas (CAR), dan rasio kualitas aktiva (NPL).Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif dan Uji One Way ANOVA.Data yang digunakan adalah data sekunder. Hasil penelitian menunjukkan dari segi solvabilitas BPD Jambi memiliki kinerja paling baik, berdasarkan rasio kualitas aktiva dan rasio likuiditas BPD Sumatera Selatan dan Bangka Belitung memiliki kinerja paling baik, dari segi rasio rentabilitasBPD Bengkulu memiliki kinerja paling baik. Berdasarkan Uji One Way ANOVA menunjukkan dari segi rasio solvabilitas, rasio kualitas aktiva, dan rasio rentabilitas (BOPO,ROA) terdapat perbedaan rata-rata secara signifikan antar kedelapan bank.Sementara dari segi rasio rentabilitas (ROE) dan rasio likuiditas tidak terdapat perbedaan rata-rata secara signifikan antar kedelapan Bank Pembangunan Daerah di Pulau Sumatera pada Tahun 2013-2017.

Regional Development Banks as one of the banks in the national banking system have a significant function and role in the context of regional economic development, because Regional Development Banks are able to open service networks in areas where it not economically possible for private banks. In Sumatera island, there are eight Regional Development Banks. The purpose of this research is to compare the financial performance of Regional Development Banks in Sumatera island. Finacial ratios used are liquidity ratios(Loan to Deposit Ratio), profitability ratios (Return on Asset, Return on Equity, Operational Expenses on Operating Income),solvency ratios(Capital Adequacy Ratio), and asset quality ratios (Non Perfoming Loan). This research used quantitative descriptive analysis with One Way ANOVA test. This research showed that in terms of solvency ratios BPD Jambi had the best performance, Based on the ratios of asset quality and liquidity ratios BPD Sumatera Selatan dan Bangka Belitung had the best performance, and based on profitability ratios BPD Bengkulu had the best performance. One Way ANOVA test showed that in solvency ratios, asset quality ratios, and profitability ratios (BOPO, ROA) there is a significant average difference between the eight banks. However, in profitability ratios (ROE) and liquidity ratios there is no significant difference in average between the eight Regional Development Banks on the island of Sumatera island in 2013-2017.

Kata Kunci : Kata kunci: ANOVA, Bank Pembangunan Daerah, rasio kinerja keuangan

  1. D3-2018-385984-abstract.pdf  
  2. D3-2018-385984-bibliography.pdf  
  3. D3-2018-385984-tableofcontent.pdf  
  4. D3-2018-385984-title.pdf