POTENSI HIJAUAN PAKAN TERNAK DI BAWAH TEGAKAN SAWIT PADA UMUR YANG BERBEDA DI KABUPATEN SEI ROKAN, RIAU
TOPAN PRIDANI ARITRA, Dr. Ir. Bambang Suhartanto, DEA. ; Prof. Dr. Ir. Endang Baliarti, SU.
2018 | Skripsi | S1 ILMU DAN INDUSTRI PETERNAKANIndustri perkebunan kelapa sawit berpotensi untuk pengembangan ternak ruminansia khususnya sapi. Dengan memanfaatkan potensi hijauan di bawah tegakan tanaman dan hasil samping pengolahan sawit sebagai sumber daya pakan yaitu pelepah kelapa sawit dan hijauan yang berada di bawah tegakan kelapa sawit. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui potensi hijauan di bawah tegakan sawit umur 4 dan 8 tahun. Penelitian dilakukan di Perkebunan Kelapa Sawit PTPN V, Riau. Masing-masing kelompok umur ditentukan lima titik sampling berukuran 1x1 m2 dengan menggunakan metode simple random sampling. Data yang diukur yaitu potensi hijauan, identifikasi hijauan, kondisi kebun, intensitas cahaya, kondisi tanah, dan analisis proksimat yang meliputi bahan kering (BK), bahan organik (BO), dan protein kasar (PK) diolah dengan uji independent T-test. Hasil penelitian menunjukan bahwa intensitas cahaya pada umur 4 tahun (20,442 Lux) dan 8 tahun (5,035 lux). Suhu lingkungan dan kelembaban udara pada umur 4 tahun yaitu 32,8 ± 1,64 (oC) dan 63,8 ± 4,32 (%) sedangkan umur 8 tahun 31,8 ± 1,09 (oC) dan 59,8 ± 4,26. Kondisi tanah pada umur 4 tahun yaitu suhu tanah 32,2 ± 1,64 (oC), pH 7,03 ± 0,07 (%) sedangkan 8 tahun suhu tanah 30,6 ± 1,51 (oC), pH 7,03 ± 0,07 (%). Produksi hijauan tidak mengalami perbedaan yang signifikan pada umur 4 64,4 ± 37,56 gr/m2 dan tinggi hijauan 22,6 ± 2,70 cm sedangkan umur 8 64,4 ± 47,70 gr/m2 dan tinggi hijauan 22,6 ± 3,67 cm. Komposisi kimia pada umur 4 tahun bahan kering 65,00 ± 8,63, bahan organik 13,40 ± 3,36, protein kasar 12,40 ± 3,04 sedangkan umur 8 tahun bahan kering 71,00 ± 8,94, bahan organik 14,20 ± 4,81, protein kasar 11,00± 1,00. Potensi hijauan pakan dibawah tegakan sawit umur 4 dan 8 tahun tidak berbeda.
The oil palm plantation industry has the potential to develop ruminants, especially cattle. By utilizing the forage potential under the stands of plants and by-products of palm oil processing as a source of food, the palm fronds and forages are under oil palm stands. This study aims to determine the potential forage under oil stands aged 4 and 8 years. The research was conducted at PTPN V Oil Palm Plantation, Riau. Each age group determined five sampling points measuring 1x1 m2 using simple random sampling method. The measured data are forage potential, forage identification, garden conditions, light intensity, soil conditions, and proximate analysis which includes dry matter (DM), organic matter (OM), and crude protein (CP) processed by independent T-test. The results showed that the intensity of light at the age of 4 years (20,442 Lux) and 8 years (5,035 lux). Environmental temperature and air humidity at the age of 4 years were 32.8 ± 1.64 (oC) and 63.8 ± 4.32 (%) while the age of 8 years was 31.8 ± 1.09 (oC) and 59.8 ± 4,26. Soil conditions at 4 years old were soil temperature 32.2 ± 1.64 (oC), pH 7.03 ± 0.07 (%) while 8 years the soil temperature was 30.6 ± 1.51 (oC), pH 7, 03 ± 0.07 (%). Forage production did not experience a significant difference at age 4 years 64.4 ± 37.56 gr / m2 and forage height 22.6 ± 2.70 cm while age 8 years 64.4 ± 47.70 gr / m2 and forage height 22.6 ± 3.67 cm. Chemical composition at 4 years of dry matter 65.00 ± 8.63, organic material 13.40 ± 3.36, crude protein 12.40 ± 3.04 while age 8 years of dry matter 71.00 ± 8.94, material organic 14.20 ± 4.81, crude protein 11.00 ± 1.00. The potential for forage below palm trees aged 4 years and 8 years is no different.
Kata Kunci : Tegakan kelapa sawit, Potensi hijauan, Komposisi kimia, Umur tanaman sawit.