Laporkan Masalah

PEMBUATAN PETA TRANSAKSI JUAL BELI TANAH UNTUK IDENTIFIKASI PERTUMBUHAN WILAYAH DI KABUPATEN GUNUNGKIDUL

CARISA PRAVITASARI, Ir. Prijono Nugroho Djojomartono, M.S.P., Ph.D.

2018 | Skripsi | S1 TEKNIK GEODESI

Pemerintah Kabupaten Gunungkidul kini sedang melakukan pengembangan pariwisata yang terdapat di wilayahnya, yang bertujuan untuk menarik minat masyarakat untuk menjadikan tujuan berwisata. Dengan pengembangan pariwisata di Kabupaten Gunungkidul secara langsung maupun tidak langsung akan membawa pengaruh dalam perekonomian daerah. Potensi perekonomian yang dimiliki Kabupaten Gunungkidul membawa dampak pada meningkatnya kebutuhan akan tanah. Bertambahnya permintaan akan tanah dapat menyebabkan meningkatnya jumlah transaksi jual beli tanah. Distribusi transaksi jual beli tanah dapat divisualisasikan dalam bentuk peta transaksi jual beli tanah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pertumbuhan wilayah Kabupaten Gunungkidul dengan menggunakan peta transaksi jual beli tanah. Dalam penelitian ini, data yang digunakan adalah data transaksi jual beli tanah tahun 2014 sampai dengan tahun 2017 yang diperoleh dari laporan PPAT dan PPATs kepada Kantor Pertanahan Kabupaten Gunungkidul. Data yang telah dikumpulkan, kemudian diolah dalam bentuk grafik, tabel dan peta untuk memetakan distribusi transaksi jual beli tanah yang terbentuk. Peta distribusi transaksi jual beli tanah digunakan untuk mengindikasi arah pertumbuhan wilayah dan mengacu pada Rencana Tata Ruang dan Wilayah tahun 2020-2030 Kabupaten Gunungkidul. Berdasarkan peta transaksi jual beli tanah, dapat diketahui bahwa distribusi transaksi jual beli tanah mengindikasikan bahwa arah pertumbuhan wilayah di Kabupaten Gunungkidul terjadi pada pusat kota dan kawasan strategis koridor Yogyakarta-Piyungan-Wonosari-Rongkop-Sadeng. Dari distribusi transaksi jual beli tanah berdasarkan luas tanah yang banyak diminati berada pada interval kurang dari 500 m2 yang terjadi pada pusat kota dan daerah sekitar pusat kota.

The regional government of Gunungkidul Regency is currently developing tourism sector in its territory, which aims to attract the interest of the society to make travel destinations. In order to develop of tourism in Gunungkidul Regency directly or indirectly will have an influence on the regional economy. The economic potential of Gunungkidul Regency has an impact on the increasing need for land. Increasing demand for land will cause an increase in the value of land and the number of land sale and purchase transactions. Distribution of land sales transactions can be visualized in the form of maps of land sales transactions. This study aims to determine the growth of Gunungkidul Regency by using a map of land sales transactions. In this study, the data acquired from the data of land sales transactions in 2014 to 2017 obtained from PPAT and PPATs reports to the Land Office of Gunungkidul Regency. The data that has been collected, then processed in the form of graphs, tables and maps to map the distribution of the sales of land transactions. To indicate the direction of regional growth, using the 2020-2030 Spatial and Regional Plan for Gunungkidul Regency. Based on the map of land sales transactions and land prices, it can be seen that the distribution of land sales transactions indicates that the direction of regional growth in Gunungkidul Regency occurs in the downtown and areas strategic of corridor Yogyakarta-Piyungan-Wonosari-Rongkop-Sadeng . From the distribution of land sales transactions based on the area of land that is in great demand are at intervals of less than 500 m2 that occur in the downtown and the area around the downtown.

Kata Kunci : Jual Beli Tanah, Pertumbuhan Wilayah, Kabupaten Gunungkidul

  1. S1-2018-367356-abstract.pdf  
  2. S1-2018-367356-bibliography.pdf  
  3. S1-2018-367356-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2018-367356-title.pdf