Studi Komparatif Pengetahuan dan Upaya Remaja SMP dalam Pencegahan Perilaku Merokok Teman Sebaya di Rural dan Urban Kabupaten Bantul
OKTRIA CANDRAWATI, Purwanta, S.Kp., M.Kes.;Heru Subekti, S.Kep., Ns., MPH.
2018 | Skripsi | S1 ILMU KEPERAWATANLatar Belakang: Prevalensi perokok usia 15 tahun di Indonesia dari tahun ke tahun terus meningkat, yakni sebanyak 34,2% pada tahun 2007 menjadi 36,3% pada tahun 2013. Tujuan Penelitian: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan pengetahuan dan upaya teman sebaya dalam pencegahan perilaku merokok pada siswa SMP di rural dan urban Kabupaten Bantul Metode: Penelitian ini merupakan penelitian komparatif dengan pendekatan kuantitatif dan rancangan cross sectional. Subjeknya adalah siswa SMP di rural dan urban Kabupaten Bantul sebanyak 352 orang. Pengambilan sampel mengunakan multi stage cluster random sampling. Data diperoleh dengan menggunakan kuesioner. Analisis data menggunakan uji Man Whitney. Hasil: Sebanyak 79% siswa SMP di daerah rural mempunyai pengetahuan tentang rokok yang baik dan 94,3% siswa SMP di daerah urban juga dalam tingkatan baik pada pengetahuan tentang rokok. Terdapat perbedaan pengetahuan tentang rokok pada remaja SMP di rural dan urban Kabupaten Bantul (nilai p=0,000). Sebanyak 31,8% siswa SMP di daerah rural mempunyai upaya positif sedangkan di daerah urban ada 25,0% yang memiliki upaya positif. Terdapat perbedaan upaya teman sebaya dalam pencegahan perilaku merokok remaja di rural dan urban Kabupaten Bantul (p=0,004). Kesimpulan: Pengetahuan tentang rokok remaja SMP di urban lebih tinggi daripada di rural dan upaya teman sebaya dalam pencegahan perilaku merokok remaja SMP di rural lebih tinggi daripada di urban.
Background: The prevalence of 15 years old smokers in Indonesia increased by 34,2% in 2007 to 36,3% in 2013. Objective: This research aims to find out the differences of knowledge and peer effort to preventing teenagers smoking behavior in junior high school in urban and rural Kabupaten Bantul. Methods: This research is a comparative study with a quantitative approach and uses a cross sectional design. Sample research is junior high schoo as many 352 participants, to collect the sampe taken bay multi stage cluster random sampling. Data obtained using questionnaire. Data analyzed use univariat to find out the distribution, frequency and percentage. Comparative analyzed non paired variable use Man Whitney test. Results: A total of 79% rural students and 94,3% urban students have good knowledge about smoke. Cigarette knowledge of junior high school students in rural and urban area of Kabupaten Bantul are different (p value=0,000). A total of 31,8% rural students and 25% urban students have positive efforts about preventing smoking behavior to their peer. There is a different between peer efforts about preventing smoking behavior in rural and urban area of Kabupaten Bantul (p value=0,004). Conclusion: Cigarette knowledge of junior high school teenagers in urban area is higher than rural area of Kabupaten Bantul and junior high school student peer efforts about peventing smoking behavior in rural s higher than urban of Kabupaten Bantul.
Kata Kunci : Merokok, Pengetahuan, Rural, Upaya, Urban