Laporkan Masalah

PERSEPSI REMAJA TERHADAP PERNIKAHAN DINI DI DUSUN KARANG KALASAN, DESA TIRTOMARTANI, KECAMATAN KALASAN, KABUPATEN SLEMAN, DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA

LAILA FITRIA, Dr. RR. Wiwik Puji Mulyani, M.Si.

2018 | Skripsi | S1 GEOGRAFI LINGKUNGAN

Pemerintah Kabupaten Sleman telah berupaya mendukung program penekanan laju pertumbuhan penduduk diantaranya melalui pembentukan PIK-R dan program BKR. Program BKR Sembadra di Dusun Karang Kalasan telah mewakili Kabupaten Sleman dalam evaluasi program BKR di tingkat provinsi pada tahun 2016. BKR Sembrada dengan sasaran orang tua dan anak remajanya memiliki berbagai kegiatan diantaranya adalah penyuluhan tentang peran orang tua terhadap remaja, alat reproduksi, delapan fungsi keluarga, penyalahgunaan narkoba, dan seputar pernikahan dini. Hal ini tentunya dapat meningkatkan wawasan remaja sekaligus orang tuanya. Kondisi demikian membuat peneliti tertarik untuk mengkaji lebih lanjut persepsi terhadap pernikahan dini dari remaja Dusun Karang Kalasan tersebut. Tujuan dalam penelitian ini adalah mengetahui persepsi remaja di Dusun Karang Kalasan terhadap pernikahan dini dan mengetahui gambaran persepsi remaja tersebut dalam beberapa faktor. Penelitian ini menggunakan desain penelitian yaitu penelitian deskriptif kuantitatif diperdalam dengan analisis kualitatif. Teknik analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis deskriptif berupa tabel frekuensi dan tabel silang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persepsi remaja terhadap pernikahan dini di Dusun Karang Kalasan cenderung positif dengan persentase sebesar 84,25%, sedangkan sebesar 15,75% lainnya cenderung negatif. Persepsi positif remaja terhadap pengertian pernikahan dini sebesar 81%, persepsi positif terhadap faktor penyebab pernikahan dini sebesar 73%, persepsi positif terhadap dampak pernikahan dini sebesar 86%, dan persepsi positif terhadap pencegahan pernikahan dini sebesar 97%. Hasil tabel silang keenam variabel yakni usia, jenis kelamin, tingkat pendapatan, tingkat pendidikan, penggunaan media sosial, dan keikutsertaan PIK-R terhadap persepsi remaja tentang pernikahan dini menunjukkan gambaran yang polanya hampir sama untuk masing-masing variabel.

Sleman Regency Government has tried to support the program of suppressing the population growth rate including through the formation of PIK-R and BKR programs. Sembadra's BKR program in Karang Kalasan Village has represented Sleman Regency in the BKR program evaluation at the provincial level in 2016. BKR Sembrada is aimed at parents and teenagers having various activities including counseling on the role of parents towards adolescents, reproductive devices, eight family functions, drug abuse, and about early marriage. This of course can improve the insight of teenagers and their parents. Such conditions make researcher interested in further examining the perception of early marriage from adolescents in Karang Kalasan Village. The purpose of this study was to determine perception of adolescents in Karang Kalasan Village to early marriage and to know the description of teenage perceptions in several factors. This study uses a research design that is quantitative descriptive research deepened with qualitative analysis. The analysis technique used in this study is descriptive analysis in the form of frequency tables and crosstabs. The results showed that the adolescent perceptions of early marriage in Karang Kalasan Village tended to be positive reached 84,25%, while the other 15,75% tended to be negative. The positive perception of adolescents on the definition of early marriage reached 81%, positive perceptions of factors causing early marriage reached 73%, positive perceptions of the impact of early marriage reached 86%, and positive perceptions of prevention of early marriage reached 97%. The results of the sixth variable crosstabs namely age, gender, income level, level of education, use of social media, and participation of PIK-R on adolescent perceptions of early marriage show an almost identical pattern for each variable.

Kata Kunci : Persepsi, remaja, pernikahan dini, PIK-R/Perception, adolescents, early marriage, PIK-R

  1. S1-2018-369504-abstract.pdf  
  2. S1-2018-369504-bibliography.pdf  
  3. S1-2018-369504-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2018-369504-title.pdf