Laporkan Masalah

Konservasi Hutan : Politik Kehutanan kolonial di Jawa 1916-1942

NOIBENIA GENDRIT KHARISMA RYZKI , Dr.Sri Margana, M.Phil.

2018 | Skripsi | S1 SEJARAH

Konservasi hutan adalah sebagian cara yang dilakukan oleh pemerintah kolonial untuk mengamankan kepentingan ekonomi dan politiknya. Dengan mengeluarkan sejumlah undang-undang dan kebijakan, negara berusaha mengontrol semua sumber daya alam yang ada di dalam wilayahnya. Beberapa elemen penting menjadi dasar kuat bagi negara untuk menyukseskan politik kehutanannya. Penelitian ini berusaha mencari tau dasar dan alasan negara kolonial melakukan banyak usaha perlindungan untuk menjadikan hutan-hutan di Jawa sebagai kawasan lindung. Dengan menggunakan studi kebijakan melalui undang-undang dan kebijakan yang dikeluarkan pemerintah, tulisan ini bertujuan menelusuri secara kronologis proses perubahan yang terjadi. Untuk menjadi sebuah tulisan sejarah, penelitian ini menggunakan metode sejarah mulai dari pemilihan topik, pengumpulan sumber, verifikasi sumber, interpretasi dan terakhir adalah penulisan. Staasblads menjadi sumber utama yang digunakan karena berisi banyak kebijakan negara kolonial. Jawa menjadi daerah politik kehutanan penting bagi negara kolonial. Kebanyakan peraturan perundangan tentang hutan dan kehutanan terfokus pada wilayah ini, meskipun secara umum peraturan perundangan ditujukan untuk seluruh kawasan Hindia Belanda. Berbagai keadaan mendesak terkait keadaan alam Jawa menempatkan wilayah ini dalam agenda politik penting bagi negara. Perubahan yang sangat cepat terjadi di Jawa akibat populasi dan pengaruh dari luar, membuat Jawa menjadi objek krusial.

Forest conservation is a part of the way that is carried out by colonial goverment to protect their economic dan political interests. By issuing a number of laws and policies, the state tried to control all natural resources in their teritorial. Some important elements become a powerfull background to succeed their political forestry. This study tried to find out the basis and the reasons colonial goverment to do a lot of protection effort to convert forest in Java as a forest conservation. By using policy studies through laws and policies issued by goverment, this paper aims to chronologically trace the process of change. As a historical work, this paper uses historical methods, topic selection, source collection, verification, interpretation and finally writing. Staatsblads are become main sources used because contain a lot of colonial state policies. Java is a significant political forestry territory for colonial goverment. Most laws of policies on forest and forestry focused on this region, in spite of that the fact the laws and policies generally are aimed to all region in Netherlands Indies. Many urgent circumstances related to Java place this region on an goverment important political agenda. Very rapid changes occured in Java due to over population and western influences, making Java a crucial object.

Kata Kunci : eksploitasi, konservasi hutan, politik kehutanan

  1. S1-2018-329170-abstract.pdf  
  2. S1-2018-329170-bibliography.pdf  
  3. S1-2018-329170-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2018-329170-title.pdf