Laporkan Masalah

RANCANG BANGUN ALAT BANTU MOBILITAS DAN PEMANTAUAN UNTUK PENYANDANG TUNANETRA BUTA TOTAL BERBASIS SENSOR ULTRASONIK, KOMPAS DAN GPS

MUHAMMAD RENO DWI K, Tika Erna Putri, S.Si., M.Sc.

2018 | Tugas Akhir | D3 TEKNOLOGI INSTRUMENTASI

Tunanetra merupakan kondisi dimana seseorang mengalami gangguan pada indra penglihatannya. Tingkatan tunanetra digolongkan menjadi dua yaitu yang masih mempunyai penglihatan (low vision) dan buta total (total blind). Kondisi ini membatasi mobilitas dan mengganggu aktivitas terutama mereka yang mengalami buta total, sehingga membutuhkan sebuah alat bantu. Salah satu jenis alat bantu mobilitas yang dikenal adalah Electronic Travel Aids (ETA). Rancang bangun ETA yang dibuat dalam bentuk sarung tangan ini menggunakan mikrokontroller Arduino Nano dan WeMos D1 Mini sebagai sistem kendali. Sistem Navigasi yang dirancang memanfaatkan sensor ultrasonik yang bertujuan untuk mendeteksi keberadaan objek dengan umpan balik dalam bentuk vibrasi oleh vibrator dan sensor kompas yang digunakan untuk mengetahui arah mata angin yang dituju pengguna dengan umpan balik suara oleh modul MP3. Sistem pemantauan dirancang dalam bentuk aplikasi android yang menampilkan peta dan posisi pengguna yang didukung oleh sensor GPS dengan mengetahui titik latitude dan longitude yang lalu dikirimkan ke basis data melalui internet. Rancang bangun ETA berhasil dibuat dan dilakukan uji coba kepada lima orang yang menyandang buta total dan mendapatkan hasil bahwa rancang bangun dapat melengkapi dalam ragam bentuk cara peningkatan mobilitas dalam beraktivitas. Selain itu didapatkan hasil nilai error pembacaan sensor ultrasonik sebesar Y = 0.978X + 0.2289, nilai error GPS sejauh 6.10 meter dan nilai error kompas sebesar 2.51%. Sistem pemantauan berhasil dilakukan dengan mengetahui titik lokasi pengguna melalui aplikasi Android saat melakukan uji coba di Gelanggang UGM Yogyakarta.

Visual impairment is a condition where a person suffers interference with his sense of sight. Level of visual impairments is classified into two which are low vision and total blindness. This condition limit the mobility and interfere any activity especially those who suffer total blindness so that need an aids. One of aids type to improve the mobilty is known as Electronic Travel Aids (ETA). This desing of ETA which is built in form of glove uses Arduino Nano and WeMos D1 Mini microcontroller as control system. Navigation system which is designed makes use of ultrasonic sensor to detect any object with feedback in form of vibration by vibrator and compass sensor to know diretion of the wind where user is headed with feedback in form of audio by MP3 Module. Monitoring system is designed in form of android application which shows map and the position of user supported by GPS sensor by knowing the latitude and longitude point then sent to the database via internet. This design of ETA is succesfully buillt and tested to five people who suffer total blindness and acquire results that this design is able to fit up in variety of mobility enhancement way in activity. Furthermore obtained reading error value of ultrasonic sensor of 0.11% by using linear regression of Y = 0.978X + 0.2289, GPS value error of 6.10 meter long and compass error value of 2.51%. Monitoring system is succesfully done by knowing users location via android application when conducting a trial at Gelanggang UGM Yogyakarta.

Kata Kunci : Android, Arduino Nano, Buta total, ETA, Internet, Kompas, Sarung Tangan, Tunanetra, Ultrasonik, WeMos D1 Mini

  1. D3-2018-370445-abstract.pdf  
  2. D3-2018-370445-bibliography.pdf  
  3. D3-2018-370445-tableofcontent.pdf  
  4. D3-2018-370445-title.pdf