Curahan Tenaga Kerja Rumah Tangga pada Usahatani Salak di Kecamatan Srumbung Kabupaten Magelang
PAULUS GERY, Dwidjono Hadi Darwanto; Jangkung Handoyo Mulyo
2018 | Skripsi | S1 EKONOMI PERTANIAN DAN AGRIBISNISPenelitian ini bertujuan untuk (1) mengetahui curahan tenaga kerja rumah tangga tani pada usahatani salak, (2) mengestimasi faktor-faktor yang mempengaruhi curahan tenaga kerja rumah tangga tani pada usahatani salak, dan (3) mengetahui sumber pendapatan rumah tangga tani dan kontribusinya pada pendapatan rumah tangga tani. Penelitian ini dilaksanakan di 3 Desa di Kecamatan Srumbung, Kabupaten Magelang, yaitu Desa Srumbung, Desa Jeruk Agung, dan Desa Kaliurang. Sampel diambil dengan menggunakan metode purposive sampling dengan jumlah sampel 50 petani. Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah uji t berpasangan dan metode analisis regresi berganda dengan metode kuadrat terkecil OLS (Ordinary Least Square). Hasil penelitian menunjukkan bahwa curahan tenaga kerja dalam keluarga lebih besar dibandingkan dengan curahan tenaga kerja luar keluarga pada usahatani salak di Kecamatan Srumbung. Adapun curahan tenaga kerja rumah tangga tani dipengaruhi secara positif oleh luas lahan, jumlah tanggungan keluarga, upah tenaga kerja usahatani salak, dan rasio pendapatan usahatani salak terhadap pendapatan rumah tangga tani. Hasil penelitian juga menunjukkan bahwa kontribusi pendapatan usahatani salak secara signifikan lebih kecil atau sama dengan kontribusi pendapatan non-usahatani salak.
This study aims to (1) know about labour allocation of household on salak farm, (2) estimate factors that affects labour allocation of household on salak farm, and (3) know about household income sources and its contribution to household income. This study was conducted in Srumbung Village, Jeruk Agung Village, and Kaliurang Village on Srumbung District, Magelang Regency. Sample were taken using purposive sampling method with a total of 50 farmer. Analysis method that used in this study were paired sample t-test and multiple regression with OLS (Ordinary Least Square). This study showed that family labour allocation significantly greater than non-family labour allocation on salak farm in Srumbung District. However, labour allocation of household was positively affected by salak farming area, numbers of family member, labour wages on salak farm, and ratio of salak farm income compared to total household income. This study also showed that contribution of salak farm income was significantly smaller or same as compared to contribution of non-salak farm income.
Kata Kunci : curahan tenaga kerja, pendapatan, rumah tangga, salak, upah tenaga kerja