PRODUKSI GETAH Pinus merkusii Jungh. et de Vriese PADA BERBAGAI ASAL POHON INDUK DI KEBUN BENIH SEMAI SEMPOLAN JEMBER
TRISMARDANU ADWIYANTOKO, Sapto Indrioko, Dwi Tyaningsih Adriyanti
2012 | Skripsi | S1 KEHUTANANSaat ini getah Pinus merkusii Jungh. et de Vriese tidak lagi dipandang sebagai hasil ikutan karena nilai komersialnya yang cukup tinggi jika dibandingkan dengan pemanfaatan kayunya. Karena permintaan getah yang semakin banyak maka perlu dicari pohon-pohon yang menghasilkan getah dengan jumlah yang maksimal. Produksi getah yang dihasilkan oleh P. merkusii dapat dipengaruhi oleh asal pohon induk yang berbeda. Penelitian ini bertujuan untuk (1)mengetahui hubungan asal pohon induk dengan produksi getah P. merkusii di Kebun Benih Semai Sempolan, serta (2)mengetahui asal pohon induk yang menghasilkan produksi getah paling maksimal. Penelitian diawali dengan observasi untuk memilih 100 pohon sampel menggunakan metode purposive sampling berdasarkan nomor pohon yang menunjukkan asal pohon induk atau seedlot. Pengeboran pohon sampel dilakukan pada sisi pohon sebelah selatan. Pengambilan getah dilakukan 3 hari sekali sejumlah 3 kali sehingga terdapat 3 kali ulangan. Getah yang diambil kemudian ditimbang untuk memperoleh data produksi. Selanjutnya, data dianalisis variasinya menggunakan software SAS 9.0. Hasil analisis menunjukkan bahwa asal pohon induk tidak memberikan pengaruh yang signifikan terhadap produksi getah, namun demikian berdasarkan hasil reratanya tetap teramati adanya variasi jumlah produksi getah. Pohon induk yang menghasilkan volume getah paling maksimal berasal dari Majalengka, diikuti oleh Lawu Ds., Pekalongan Barat, dan Jember, sedangkan yang menghasilkan volume getah paling sedikit berasal dari Pekalongan Timur.
Recently Pinus merkusii Jungh. et de Vriese resin is not only assumed as forest by product, as it has high economic value compared to its log. Due to the increasing of resin demand, it is important to find the P. merkusii trees with maximum resin production. One of factors affecting resin production is the origin of parents trees. This study was aimed to (1)determine the correlation of the origin of parent trees and resin production, and (2) to select the origin of parent trees with maximum resin production of P. merkusii planted at Seed Seedling Orchard Sempolan Jember. Research was began with observation to select 100 sample trees by purposive sampling methode based on the tree number indicating its origin or seedlot. Drilling was done on the south side of the trees. Resin was taken every 3 days until reaching 3 times of resin collection. Resin collected was then weighed to get production data, which then analyzed by SAS software 9.0. Result showed that the origin of the parent tree had no significant influence on the production of resin. However, based on the average of the results, there were still the variation of resin production. The origin of the parent trees with highest resin production was Majalengka, followed by Lawu Ds., West Pekalongan, and Jember, while East Pekalongan was the lowest.
Kata Kunci : asal pohon induk, getah, Pinus merkusii.