Laporkan Masalah

DAMPAK KEGIATAN PENAMBANGAN MINYAK DI KAWASAN HUTAN KPH CEPU TERHADAP PENGELOLAAN HUTAN DAN KEBUDAYAAN MASYARAKAT DESA WONOCOLO, KECAMATAN KEDEWAN, KABUPATEN BOJONEGORO

GISKA PUTRI ALISTA, Bowo Dwi Siswoko, S.Hut., M.A.

2018 | Tugas Akhir | D3 PENGELOLAAN HUTAN

Seiring perkembangan zaman dan teknologi, penambangan minyak di dalam kawasan hutan KPH Cepu oleh masyarakat Desa Wonocolo tidak lagi menggunakan alat tradisional dan tenaga manusia. Para penambang mulai menggunakan alat bor dan truk untuk menambang minyak pada sumur-sumur milik mereka. Setelah penambangan minyak di kawasan ini populer banyak investor yang datang dari berbagai kota untuk berinvestasi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dampak kegiatan penambangan minyak di wilayah KPH Cepu terhadap pengelolaan hutan dan kebudayaan masyarakat Desa Wonocolo, Kecamatan Kedewan, Kabupaten Bojonegoro. Penelitian ini dilakukan di Desa Wonocolo, Kecamatan Kedewan, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur pada bulan Mei-Juni 2018. Penelitian ini dilakukan dengan cara observasi langsung, wawancara, dan studi dokumen. Teknik penentuan informan dilakukan dengan menggunakan metode purposive sampling dan didapatkan 30 informan. Analisis data dilakukan secara deskriptif dengan cara reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan, dan verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dampak penambangan minyak terhadap pengelolaan hutan yaitu mengakibatkan hilangnya tegakan, serta menurunnya kualitas tanah dan air. Sedangkan dampak penambangan minyak yang timbul terhadap kebudayaan masyarakat Desa Wonocolo yaitu meliputi perubahan bahasa, perubahan teknologi, perubahan ilmu pengetahuan, perubahan sistem religi, dan perubahan kesenian.

Along with development of period and technology, oil mining in KPH Cepu forest area by Wonocolo villagers no longer uses traditional tools and human resources. The miners began using drill tools and trucks to mine oil in their wells. After oil mining popular, many investors come from various cities to invest. The purpose of this research is to find out the impact of mining activities in KPH Cepu forest area towards forest management and Wonocolo villagers culture, Kedewan sub district, Bojonegoro regency. This research held in Wonocolo village, Kedewan sub district, Bojonegoro regency. This research was carried out by direct observation, interviews, and document study. The technique of determining informants was done using purposive sampling method and obtained 30 informants. Data analysis was carried out descriptively by data reduction, data presentation, drawing conclusions, and verification. The results showed that the impact of oil mining on forest management resulted in the loss of stands and the decline in soil and water quality. While the impact of oil mining on the Wonocolo villagers culture includes language change, technology change, science change, religious system change, and artistic change.

Kata Kunci : kebudayaan, masyarakat desa hutan, penambangan minyak

  1. D3-2018-386321-abstract.pdf  
  2. D3-2018-386321-bibliography.pdf  
  3. D3-2018-386321-tableofcontent.pdf  
  4. D3-2018-386321-title.pdf