Laporkan Masalah

Perancangan Terminal Berkeselamatan Ditinjau dari Aspek Penumpang, Pengemudi, dan Kendaraan (Studi Kasus: Terminal Giwangan)

IQBAL RAMADHAN, Prof. Ir. Siti Malkhamah, M.Sc., Ph.D.

2018 | Skripsi | S1 TEKNIK SIPIL

Pentingnya peranan transportasi dalam masyarakat menuntut pemerintah untuk dapat menata sistem transportasi nasional yang berkeselamatan. Terminal selain berfungsi untuk menaik turunkan penumpang, juga berfungsi untuk mengawasi kondisi bus dan awaknya. Salah satu terminal yang ada di Yogyakarta yakni Terminal Giwangan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi dan merancang fasilitas keselamatan di Terminal Giwangan. Perancangan fasilitas keselamatan mengacu pada PM 40 Tahun 2015, Bus Terminal Design Guidelines (2015), dan Architects' Data (2000). Data diambil dengan melakukan wawancara kepada pengemudi bus dan petugas terminal, dan melakukan pengamatan langsung terhadap fasilitas keselamatan Terminal Giwangan. Fasilitas keselamatan yang ditinjau antara lain fasilitas pemeriksa kelaikan kendaraan, tempat pelaksanaan ramp check, fasilitas kesehatan awak kendaraan, tempat istirahat awak kendaraan, fasilitas perbaikan ringan kendaraan umum, serta sirkulasi di dalam terminal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sirkulasi di dalam terminal dan pelaksanaan ramp check masih belum sesuai dengan ketentuan perundang-undangan. Fasilitas keselamatan Terminal Giwangan telah memenuhi standar pelayanan, namun kurangnya kebutuhan ruang dan petugas yang berjaga membuat fungsi dari fasilitas-fasilitas tersebut tidak maksimal. Luas total fasilitas keselamatan eksisting di terminal adalah 154,45 m2, sedangkan luas yang direncanakan adalah 1.954,5 m2.

The importance of the role of transportation in society urges the government to be able to organize a safe national transportation system. The terminal, in addition to functioned as boarding and dropping passengers, also serves to supervise the condition of the bus and its crew. One of the bus terminals in Yogyakarta is Giwangan Terminal. The purpose of this research is to identify and design the safety facilities at Giwangan Terminal. Design of safety facilities refers to PM 40 Tahun 2015, Bus Terminal Design Guidelines (2015), and Architects' Data (2000). Data is taken by interviewing bus drivers and terminal officers, and doing direct observation to the safety facilities of Giwangan Terminal. Safety facilities reviewed include vehicle check-up facility, ramp check place, vehicle crew health facility, vehicle crews resting area, minor vehicle repair facility, and circulation inside the terminal. The result showed that circulation in the terminal and the implementation of ramp check were still not in accordance with the provisions of the law. Safety facilities of Giwangan Terminal have met the service standard, but the lack of space requirements and the guarding staff made the function of those facilities not optimal. The total area of the existing safety facilities at the terminal is 154.45 m2, while the planned area is 1.954,5 m2.

Kata Kunci : keselamatan, terminal, bus, ramp check

  1. S1-2018-366791-abstract.pdf  
  2. S1-2018-366791-bibliography.pdf  
  3. S1-2018-366791-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2018-366791-title.pdf