Laporkan Masalah

ANALISIS STAKEHOLDER DALAM SISTEM AGROFORESTRI HERBALDI KABUPATEN KULON PROGO DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA

Wahyu Tri Widayanti, Bowo Dwi Siswoko

2012 | Skripsi | S1 KEHUTANAN

Keberadaan hutan rakyat dengan model agroforestri herbal memegang peranan penting bagi masyarakat Kulon Progo. Hutan rakyat dengan model agroforestri herbal di Kulon Progo mampu memberikan fungsi ekologi, sosial, dan fungsi ekonomi bagi masyarakat. Berjalannya sistem agroforestri herbal tak lepas dari keterlibatan banyak pihak (stakeholder). Stakeholder yang terlibat memiliki peran dan kepentingannya masing-masing, Peran stakeholders ini dipengaruhi oleh adanya manfaat yang diambil, keadaan sosial ekonomi masyarakat setempat, dan adanya kesadaran serta kepedulian. Penilitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Analisis data dilakukan dengan metode deskriptif dengan menggunakan Analysis Individual Interest Matrix (AIIM). Dengan teknik analisis AIIM dihasilkan suatu matriks yang menggambarkan tingkat kepentingan dan keberpihakan masing-masing stakeholder dalam advokasi kebijakan. Analisis stakeholder ini berorientasi pada kepentingan dan keterlibatan masing- masing stakeholder. Dari hasil penelitian diketahui ada 6 stakeholder yang terlibat dalam sistem agroforestri herbal di Kulon Progo. Stakeholder tersebut dapat di bedakan menjadi stakeholder utama, stakeholder pendukung, dan stakeholder kunci. Stakeholder utama yaitu petani, kelompok tani, pedagang pengepul, dan industri. Stakeholder pendukung yaitu pemerintah kabupaten dan lembaga swadaya masyarakat. Stakeholder kunci yaitu pemerintah kabupaten. Petani, pedagang pengepul dan industri memiliki kepentingan ekonomi yang kuat, yaitu untuk mencari keuntungan dari pengelolaan agroforestri herbal. Kelompok tani, pemerintah, dan lembaga swadaya masyarakat memiliki kepentingan untuk memberdayakan masyarakat. Seluruh stakeholder terjalin dalam sebuah interaksi yang kompleks yang membentuk sebuah sistem. Keberadaan masing-masing stakeholder saling memberikan pengaruh satu sama lain, sehingga jika salah satu stakeholder ditiadakan maka sistem yang terbentuk tidak berjalan dengan baik.

The existence of people forest with herbal agroforestry system have an important role to the society of Kulon Progo District. Herbal agroforestry system in Kulon Progo can accomodate the ecologycal , social, and economical function. The herbal agroforestry system depend on the involved stakeholders. The involved stakeholders hold an important role and their own interest. The involvement of this stakeholder is influenced by the gains, the social and economic condition of the native, and by the awareness and concern. This research use qualitatif approach with case study method. Data was analysed by descriptive method using the Individual Interest Analysis Matrix (AIIM). AIIM analysis techniques produced a matrix that describes the level of interest and bias of each stakeholder in policy advocacy. Stakeholder analysis is oriented to the interests and involvement of each stakeholder. From the research results revealed that there are six stakeholders involved in herbal agroforestry system in Kulon Progo. Stakeholders can be differentiated into the primary stakeholders, secondary stakeholders, and key stakeholders. The primary stakeholders namely farmers, farmer groups, traders, and industries. Secondary stakeholders is the governments and nongovernmental organizations. Key stakeholders, namely Kulon Progo government. Farmers, traders, and the industries has strong economic interests, namely to seek the benefits of herbal agroforestry management. Meanwhile, farmers groups, governments, and nongovernmental organizations have an interest to empower the community. All stakeholders are interwoven in a complex interactions that make up a system. The presence of each stakeholders mutually influence each other, so that if one excluded the stakeholders that form the system does not run properly.

Kata Kunci : Analisis Stakeholder, Agroforestri, Herbal

  1. S1-2012-196350-abstract.pdf  
  2. S1-2012-196350-bibliography.pdf  
  3. S1-2012-196350-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2012-196350-title.pdf