STATUS GINGIVITIS DAN AKUMULASI PLAK GIGI SETELAH BERKUMUR DENGAN LARUTAN EKSTRAK DAUN KERSEN (Muntingia calabura L.) KONSENTRASI 12,5% PADA PENDERITA GINGIVITIS KATEGORI SEDANG
NAFIA KHAIRUNNISA H, Prof. Dr. drg. Regina TC. Tandelilin, M.Sc.; Dr. drg. Alma L. Jonarta, M.Kes
2018 | Skripsi | S1 HIGIENE GIGIGingivitis merupakan suatu inflamasi pada jaringan gingiva di sekitar gigi. Gingivitis adalah suatu penyakit periodontal yang paling sering terjadi pada individu diberbagai usia yang disebabkan oleh adanya akumulasi plak pada tepi gingiva. Daun kersen (Muntingia calabura L.) adalah salah satu bahan alami yang mengandung beberapa zat fitokimia yaitu flavonoid, saponin dan tanin. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh ekstrak daun kersen konsentrasi 12,5% terhadap penurunan akumulasi plak gigi dan peningkatan status gingiva pada penderita gingivitis kategori sedang menjadi lebih baik. Dua puluh subjek penderita gingivitis kategori sedang berusia 19-24 tahun dibagi secara acak untuk 10 orang berkumur dengan larutan ekstrak daun kersen 12,5% dan 10 orang berkumur dengan obat kumur chlorhexidine 0,1% selama 5 hari berturut-turut. Subjek diperiksa nilai indeks plak (PI) dan nilai indeks gingiva (GI) menggunakan indeks L������¶e dan Silness pada hari ke-0 dan ke-6. Hasil penelitian menunjukkan nilai PI dan GI sesudah berkumur pada kedua kelompok mengalami penurunan. Hasil analisis Mann Whitney pada kedua kelompok, menunjukkan tidak terdapat perbedaan yang bermakna pada kedua nilai PI dan GI sesudah berkumur larutan ekstrak daun kersen 12,5% dan chlorhexidine 0,1%. Kesimpulan penelitian ini adalah berkumur dengan larutan ekstrak daun kersen 12,5% dan chlorhexidine 0,1% diindikasikan memiliki efek yang setara dalam menurunkan indeks plak dan indeks gingiva pada penderita gingivitis kategori sedang, sehingga status gingiva menjadi lebih baik.
Gingivitis is an inflammation of the gingival tissue surrounding the teeth. Gingivitis is a periodontal disease that occurs most frequently in individuals of various ages due to the accumulation of plaque on the edge of the gingiva. Cherry leaf (Muntingia calabura L.) is one of the natural ingredient that contains several phytochemical substances such as flavonoid, saponin, and tanin. The aim of this study was to determine the effect of 12,5% cherry leaf extract on the reduction of dental plaque accumulation and the increase of gingivitis status in moderate gingivitis patients gets better. Twenty subjects with moderate gingivitis aged 19-24 years old were randomly divided into 10 people gargled 12,5% cherry leaf extract solution and 10 people gargled 0,1% chlorhexidine mouthwash for 5 consecutive days. Subjects were examined for plaque index (PI) and gingival index (GI) values using L������¶e and Silness index on day 0 and 6. The results showed the decrease of PI and GI values after gargling in both groups. The result of Mann Whitney���¢�¯�¿�½�¯�¿�½s analysis showed that no significant differences on PI and GI values after gargling with 12,5% cherry leaf extract solution compared to 0,1% chlorhexidine. The conclusion of this study was gargling with 12,5% cherry leaf extract solution and 0,1% chlorhexidine was indicated have the similiar effects in decreasing plaque index and gingival index in moderate gingivitis, there for the increase the gingiva status gets better.
Kata Kunci : Plak, Gingivitis, Daun Kersen