Persepsi Peternak terhadap Kambing Peranakan Ettawa Kepala Hitam Tubuh Putih di Kecamatan Turi
MUHAMMAD ZULFIQOR , Dr. Ir. Siti Andarwati, S.Pt., MP., IPM. ; Prof. Ir. I Gede Suparta Budisatria, M.Sc., Ph.D., IPU.
2018 | Skripsi | S1 ILMU DAN INDUSTRI PETERNAKANTujuan penelitian ini untuk mengetahui tingkat persepsi peternak terhadap kambing PE berkepala hitam dengan tubuh berwarna putih serta menganalisis karakteristik demografi yang mempengaruhi persepsi peternak terhadap kambing PE kepala hitam dengan tubuh putih di kecamatan Turi. Materi yang digunakan dalam penelitian ini adalah peternak kambing PE yang berada di Kecamatan Turi, Sleman, Yogyakarta. Metode yang digunakan adalah metode survei. Data didapatkan dengan cara interview menggunakan alat bantu kuesioner sebanyak 40 responden peternak PE. Karakteristik demografis peternak yang digunakan dalam penelitian ini terdiri dari usia, pendidikan, pekerjaan utama, pendapatan dari beternak dan pengalaman beternak berpengaruh negatif pada tingkat persepsi peternak terhadap kambing PE berkepala hitam dengan badan putih. Variabel independen yang diamati pada peternak dalam penelitian ini yaitu usia, pengalaman, pendapatan, pekerjaan, dan pendidikan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peternak mayoritas memiliki tingkat persepsi sedang terhadap kambing PE berkepala hitam berbadan putih dengan persentase sebanyak 67,5%. Analisis regresi linear berganda untuk usia memiliki hasil tidak signifikan dengan koefisien regresi -0.219, Pendidikan memiliki hasil yang tidak signifikan dengan koefisien regresi 0.072, pekerjaan utama memiliki hasil yang tidak signifikan dengan koefisien regresi 3.556, pengalaman beternak memiliki hasil tidak signifikan dengan koefisien regresi 1.469, dan pendapatan beternak memiliki hasil yang tidak signifikan dengan koefisien regresi -6.001.
The aims of the research were to analyse perceptions of black head with white body Ettawa Grade goat and analyzing the demographic characteristics that influence the perception of farmers on Ettawa Black headed with a white body in the Turi district. The materials used in this study is questionnaires for respondents who are farmers in Turi, Sleman, Yogyakarta. The method used in this research was survey method. Data were collected by interview with questionnaires as much as 40 respondents on farmer Ettawa Grade goat. The demographic characteristics of the farmers that used in this study consisted of age, education, main occupation, income from farming and farming experience negatively affecting farmers perceptions of Ettawa black headed with white body. Independent variables that observed the farmers in this research are age, experience, income, profession, and education. The results research showed that most farmers have a moderate perception of black head with white body ettawa crossbred goat of 67.5%. Mulitple linear regression analysis for age had insignificant result with regression coefficient -0.219, education had insignificant with regression coefficient 0.072, profession had insignificant result with regression coefficient 3.556, experience had insignificant result with regression coefficient 1.469, and income had insignificant result with regression coefficient -6.001.
Kata Kunci : Peternak, Persepsi, kambing Peranakan Ettawa, Kepala hitam dan badan putih/Farmers, Perception, Ettawa Grade Goats, Black head and white body colors