Studi Pengaruh Modal Sosial Ibu dan Faktor Sosial Ekonomi terhadap Kesehatan Anak di Indonesia
PUTRI OKTIYAWATI, Eny Sulistyaningrum, S.E., M.A., Ph.D.
2018 | Skripsi | S1 ILMU EKONOMIAnak, sebagai generasi penerus bangsa, memiliki peran yang penting dalam pembangunan. Anak yang sehat akan menciptakan sumber daya manusia (SDM) yang produktif dan berkontribusi pada pasar tenaga kerja serta mempengaruhi transmisi intergenerasional status sosial ekonomi individu. Salah satu determinan kunci yang menentukan status kesehatan anak adalah peran dari Ibu.Penelitian ini berfokusi pada modal sosial Ibu yang diukur melalui partisipasi Ibu dalam kegiatan komunitas yang diselenggarakan desa/kelurahan. Penelitian ini menguji secara empiris hubungan modal sosial Ibu dan faktor sosial ekonomi dengan kesehatan anak berusia dibawah lima tahun (0-60 bulan) di Indonesia. Heigt-for-age z-score (HAZ) digunakan sebagai proksi yang dapat menangkap kesehatan jangka panjang dari anak, sementara weight-for-age z-score (WAZ) dapat menangkap kesehatan jangka pendek. Peneltian menggunakan data pooled cross section yang bersumber dari Indonesia Family Life Survey (IFLS) gelombang 4 tahun 2007 dan gelombang 5 tahun 2014. Peneliti menduga adanya hubungan yang simultan antara modal sosial Ibu dan kesehatan anak sehingga estimasi Instrumental Variable (IV) diadopsi untuk mengatasi permasalahan endogenitas yang muncul. Hasil penelitian menemukan adanya korelasi yang positif antara modal sosial Ibu dan kesehatan anak jangka panjang (HAZ) dan jangka pendek (WAZ). Peneliti juga menemukan bahwa modal sosial komunitas memiliki hubungan yang positif bagi kesehatan anak. Faktor sosial ekonomi turut mempengaruhi kesehatan anak. Faktoryang berasal dari Ibu dan rumah tangga (internal) lebih mempengaruhi kesehatan anak dibandingkan faktor eksternal yang berasal dari komunitas.
Children, as nation's future generation, play a vital role in development. Healthy child would create productive human resource and contribute to labor market. They might influence inter generational of individual socioeconomic status. One of key determinant affecting child health status is the role of mother. This study focuses on mother's social capital which measured by mother's participation in community activities held by village. Therefore, we empirically examines the relation of mother's social capital and socioeconomic factors with child health in Indonesia. This research concerns on child aged 0-60 months old. Height-for-age z-score (HAZ) was adopted as a proxy to capture long term health of child while weight-for-age z-score (WAZ) captures short term health. We used pooled cross section data from Indonesia Family Life Survey (IFLS) fourth wave in 2007 and fifth wave in 2014. This study assumes mother's social capital and child health are jointly determined. Hence, Instrumental Variable (IV) estimation were adopted to overcome the potential of endogeneity. Our finding indicate a positive correlation between mother's social capital and child health both in long term (HAZ) and short term (WAZ). We also find that social capital of community has a positive association with child health. The socioeconomic factors take part in explaining child health. Factors coming from mother and household (internal) have a larger effect in determining child's health status rather than external factors coming from community.
Kata Kunci : Kesehatan Anak, Modal Sosial Ibu, Estimasi Instrumental Variable, WAZ, HAZ, Kegiatan Komunitas, IFLS, dan Indonesia