Laporkan Masalah

The Implementation of Waste Prevention Strategies in Pinussari Tourism Destination In Mangunan Bantul Yogyakarta

SHATIFA KARTIKA P, Yulita Kusuma Sari, S.T., M.Sc.

2018 | Skripsi | S1 PARIWISATA

Pariwisata adalah salah satu industri yang perkembangannya sangat pesat, pariwisata memberikan keuntungan baik dari segi perekonomian, sosial dan lingkungan bagi masyarakat sekitar dan negara. Namun, seiring berkembangnya model pariwisata massal, maka pariwisata berpotensi untuk merusak alam, khususnya pariwisata berbasis alam. Semakin banyak turis yang datang ke suatu tempat wisata, maka akan semakin banyak sampah yang dihasilkan. Sampah di Indonesia menjadi salah satu masalah yang sangat krusial bagi perindustrian pariwisata. Sebagai soulusinya, mengembangkan pariwisata berkelanjutan adalah suatu keharusan. Maka dari itu, skripsi ini fokus membahas mengenai implementasi pariwisata berkelanjutan dalam kriteria strategi pengurangan sampah di Hutan Pinussari Mangunan, Bantul, Yogyakarta yang merupakan destinasi wisata berbasis hutan lindung. Dalam mencari implementasi pariwisata berkelanjutan, penulis menggunakan teori dari IUCN atau (International Union of Conservation for Nature) sebagai petunjuk. Fokus dalam studi ini adalah sampah padat yang dihasilkan oleh turis dan pedagang, sebagaimana kedua pihak merupakan penghasil sampah padat terbanyak di kawasan tersebut. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif-deskriptif dimana interview mendalam, observasi dan dokumentasi adalah cara untuk mengumpulkan data. Setelah data terkumpul, data di analisis menggunakan metode tiga langkah yaitu; data reduction, data display dan verification. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa implementasi dari strategi pengurangan sampah di Pinussari belum sepenuhnya diimplementasikan. Namun, sudah ada beberapa langkah yang dilakukan oleh Pinussari dalam mempromosikan strategi pengurangan sampah.

Tourism is one of the fastest growing industries, it brings many economical, social and environmental benefits to host society and country. However, as the mass tourism trend is growing, tourism is highly potential harming the nature especially at a protected area-based attraction. As more tourists coming to a certain place, means that more waste are created. Waste in Indonesia is becoming one of the crucial issues faced by its tourism sector. As a solution, developing a more sustainable tourism is needed. Thus, this research focuses on discovering the implementation of sustainable tourism in the criteria of waste prevention strategies at a protected area-based attraction, Pinussari pine forest, Mangunan, Bantul. To discover what are the efforts that have been done by Pinussari, writer utilises the theory of IUCN or (International Union of Conservation for Nature) as guidelines. The focus of this research is solid waste created by tourists and sellers, as both are parties who produce waste. This research is a qualitative-descriptive method which uses in-depth interview and observation, and documentation. The collected data is then being analysed using three steps which are; data reduction, data display, and verification. The result shows that the implementation of waste prevention strategies in Pinussari is not thoroughly implemented. However, some efforts were conducted as a way of promoting waste prevention strategies.

Kata Kunci : Sustainable tourism, IUCN, Waste Prevention Strategies, Pinussari Mangunan

  1. S1-2018-360048-abstract.pdf  
  2. S1-2018-360048-bibliography.pdf  
  3. S1-2018-360048-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2018-360048-title.pdf