Laporkan Masalah

Perilaku dan Peramalan Harga Kentang dan Toat di Kabupaten Magelang : Pendekatan Metode ARIMA

ANNISA ANDRIANI, Ir. Any Suryantini, M. M., P. hD ; Prof. Dr. Ir. Masyhuri

2018 | Skripsi | S1 EKONOMI PERTANIAN DAN AGRIBISNIS

Kentang dan tomat merupakan salah satu komoditas hortikultura yang banyak dikonsumsi oleh masyarakat Indonesia. Permintaannya yang terus meningkat dengan keterbatasan pasokan membuat harga kentang dan tomat mengalami fluktuatif. Studi perilaku dan peramalan harga kentang dan tomat di Kabupaten Magelang bertujuan untuk mengetahui tentang tingkat fluktuasi harga komoditas kentang dan tomat di Kabupaten Magelang, mengetahui model peramalan harga kentang dan tomat di Kabupaten Magelag, dan meramalkan harga kentang dan tomat dalam dua periode (Juli dan Agustus) di Kabupaten Magelang. Metode analisis data yang digunakan ialah Koefisien Keragaman dan ARIMA. Data yang digunakan ialah data harga komoditas kentang dan tomat tingkat produsen tahun 2014-2018 dari Dinas Pertanian Kabupaten Magelang. Hasil analisis Koefisien Keragaman menunjukkan fluktuasi harga kentang (22,71%) lebih rendah dibandingkan dengan fluktuasi harga tomat (34,8%). Model peramalan terpilih yang digunakan untuk meramalkan harga kentang ialah ARIMA (2,1,2)(2,1,2)12 dengan nilai MAPE sebesar 7,76% dan model ARIMA yang terpilih untuk peramalan harga tomat ialah ARIMA (2,0,3)(2,1,2)12 dengan nilai MAPE sebesar 18,31%. Petani tomat dan kentang hendaknya memiliki informasi harga selama dua tahun sebelumnya sehingga dapat dilakukan peramalan bagi petani dan petani dapat menentukan volume produksi sesuai dengan hasil peramalan harga komoditas saat panen.

Potato and tomato is a horticulture commodities with many people in Indonesia consumed it. The demand of these commodities rise but the supply is limited. This condition makes these price of commodities change in a short time. Forecasting the price of Potato and Tomato in Magelang Region to understand the level of fluctuation of these commodities in Magelang Region, understand the forecasting model of these commodities and estimate the price of these commodities in 2 periode (July and August). The forecasting analysist applied is coefficient of variaton and ARIMA model. The result show that potato's price fluctuation (22,71%) is lower than tomato's price fluctuation (34,8%). The model selected from ARIMA analysis for Potato's price is ARIMA (2,1,2)(2,1,2)12 which has MAPE 7,76% and ARIMA's model for tomato price is ARIMA (2,0,3)(2,1,2)12 which has MAPE 18,31%. Farmers should collcted the price of these commodities for 2 years before so they can determine the volume of production using the forecast price in ARIMA's model.

Kata Kunci : fluktuasi harga, peramalan, kentang, tomat, ARIMA

  1. S1-2018-369268-abstract.pdf  
  2. S1-2018-369268-bibliography.pdf  
  3. S1-2018-369268-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2018-369268-title.pdf