PERAN KEMATANGAN VOKASIONAL TERHADAP KESIAPAN KERJA
FIKRIANI ANASIH, Helly Prajitno Soetjipto, Drs., MA.
2018 | Skripsi | S1 PSIKOLOGIAdanya kesiapan kerja lulusan dapat memprediksi performasi kerja serta keberhasilan dalam bekerjanya nanti. Terdapat beberapa faktor yang dapat memberikan pengaruh terhadap kondisi kesiapan kerja ini, salah satunya adalah kematangan vokasional. Pada kematangan vokasional, ditekankan bahwa individu yang telah memiliki kematangan vokasional adalah individu yang mampu untuk menyesuaikan kemampuan diri dengan pekerjaan yang menjadi minatnya. Akan tetapi, masih terdapat mahasiswa yang merasa masuk kedalam jurusan yang tidak sesuai dengan minatnya. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah kematangan vokasional memiliki peran terhadap kesiapan kerja. Penelitian dilakukan dengan subjek sebanyak 289 mahasiswa laki-laki maupun perempuan. Alat ukur yang digunakan untuk penelitian ini adalah Skala Kesiapan Kerja dan Skala Kematangan Vokasional. Hasil dari penelitian ini adalah kematangan vokasional memiliki pengaruh terhadap tingkat kesiapan kerja. Kematangan vokasional memberikan sumbangan efektif sebesar 38,4% untuk kesiapan kerja (R = 0,620, F = 178,929, Beta 1 = 0,417, p < 0,01).
Working readiness could be taken as a scale to predict how will they perform their future job later. There are few factors that helps with working readiness, and one of it are called vocational maturity. An individual could be stated having vocational maturity when they could fully adjust themselves into what they really want. On college students, this could be indicated by their capability to choose their own study programme or works in a field that matches their ability and interest. However, it is not quite rare that some students feel they are choosing the wrong major and was not satisfied with that. Based on that fact, this research was conducted in order to know how much vocational maturity give an impact toward one's working readiness. This research is conducted with 289 students as its sample, men and women. The measuring instruments used in this research are Working Readiness Scale and Vocational Maturity Scale. The result from this research is that vocational maturity take a major part of one's working readiness. Vocational maturity took about 38,4% in presenting one's working readiness (R = 0,620, F = 178,929, Beta 1 = 0,417, p < 0,01).
Kata Kunci : kesiapan kerja, kematangan vokasional, karir mahasiswa