Laporkan Masalah

TERHAMBATNYA REGENERASI PETANI USIA MUDA TINJAUAN KRITIS MARGINALISASI PETANI DI DESA GEDONG PURWOREJO

IRNANTO TRIAJI S, Dr. Arie Sujito, S.sos., M.Si.

2018 | Skripsi | S1 SOSIOLOGI

Desa Gedong Kabupaten Purworejo mayoritas penduduknya bekerja disektor pertanian. Secara umum dinamika yang terjadi serupa dengan desa-desa pertanian lain yang ada di Jawa ataupun seluruh Indonesia. Persoalan yang terjadi di desa Gedong Kabupaten Purworejo adalah adanya hambatan regenerasi petani usia muda yang tidak hadir dalam dinamika pertanian. Masyarakat desa yang berusia muda kehilangan motivasi dan peranan dalam membangun desa. Petani usia muda yang merupakan hal langka di desa Gedong Kabupaten Purworejo menunjukkan adanya sebuah persoalan yang harus ditelaah lebih jauh, yaitu kondisi marginalisasi dan problem regenerasi petani usia muda. Untuk menjelaskan persoalan hambatan regenerasi petani usia muda menggunakan penelitian kualitatif deskriptif. Data diperoleh melalui wawancara tidak terstruktur, informan memiliki kriteria sebagai kepala keluarga petani dan memiliki anak-anak yang bersekolah. Dalam menganalisis peneliti menggunakan konseo marginalisasi yang terdiri dari 4 (empat) dimensi yang meliputi sosial, kultural, ekonomi, dan politik serta konsep tindakan moral petani. Hasil yang ditemukan dalam penelitian ini menunjukkan sebuah kondisi orang tua petani termarginalkan, karena merasakan ke tidak sejahtera, naik turunnya pendapatan. Sehingga orang tua petani tidak mengarahkan anak-anak mereka untuk melanjutkan pekerjaan orang tuanya, menciptakan terhambatnya kemunculan regenerasi petani-petani usia muda, Karena orang tua memiliki harapan anakanaknya untuk sukses dan bisa mapan secara ekonomi dengan tidak menjadi seorang petani.

Gedong Village, Purworejo Regency, the majority of the population works in the agricultural sector. In general, the dynamics that occur are similar to other agricultural villages in Java or throughout Indonesia. The problem that occurs in the Gedong village of Purworejo Regency is the barriers to regeneration of young farmers who are not present in the dynamics of agriculture. Younger rural communities lose motivation and role in building villages. The young farmers who are rare in the Gedong village of Purworejo district indicate a problem that must be explored further, namely the conditions of marginalization and the problem of regeneration of young farmers. To explain the problem of regeneration of young farmers using descriptive qualitative research. Data obtained through unstructured interviews, informants have criteria as heads of farm households and have children who attend school. In analyzing researchers using marginalization counsele consisting of 4 (four) dimensions covering social, cultural, economic, and political as well as the concept of farmers' moral actions. The results found in this study indicate a condition of marginalized farmer parents, because they feel not prosperous, income fluctuations. So that farmers 'parents do not direct their children to continue their parents' work, creating a slowdown in the emergence of regeneration of young farmers, because parents have their children's hopes for success and can be established economically by not being a farmer.

Kata Kunci : Petani Usia Muda, Regenerasi, Marginalisasi, Desa

  1. S1-2018-317819-abstract.pdf  
  2. S1-2018-317819-bibliography.pdf  
  3. S1-2018-317819-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2018-317819-title.pdf