Laporkan Masalah

Analisis Usaha Penangkapan Cakalang Di Pelabuhan Perikanan Pantai Sadeng Kabupaten Gunungkidul

ILHAM SAMBUDHI, Ir. Hery Saksono, M.A.; Ir. Supardjo Supardi D., S.U.

2018 | Skripsi | S1 MANAJEMEN SUMBERDAYA AKUATIK

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan komponen pembiayaan dan komponen penerimaan antara dua unit usaha penangkapan cakalang di Pelabuhan Perikanan Pantai Sadeng. Dua unit usaha penangkapan cakalang yaitu unit usaha pukat cincin dan unit usaha pancing ulur. Responden yang dipilih adalah juragan darat atau pemilik kapal motor jenis sekoci dan kapal motor inka mina. Metode penelitian yang digunakan untuk pemilihan responden adalah proportional random sampling. Penentuan sampel dilakukan 30% dari masing masing populasi armada penangkapan sehingga didapat jumlah responden yang proporsional antara keduanya. Penelitian dilakukan pada bulan Februari 2018 hingga April 2018 di Pelabuhan Perikanan Pantai (PPP) Sadeng. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kedua jenis unit usaha menguntungkan, namun keuntungan terbesar didapat oleh unit usaha inka mina yaitu Rp. 1.559.910.034,-/tahun sedangkan unit usaha pancing ulur yaitu Rp. 176.936.586,-/ tahun. Komponen pembiayaan usaha penangkapan pada unit usaha Inka Mina meliputi biaya tetap total per tahun dan biaya variabel total selama setahun sebesar Rp. 462.867.461,-. Komponen penerimaan hasil tangkapan cakalang selama setahun unit usaha inka mina yaitu sebesar Rp. 2.022.777.494,- (Periode April 2017sampai Maret 2018). Komponen pembiayaan usaha penangkapan pada kapal motor sekoci meliputi biaya tetap total per tahun dan biaya variabel total selama setahun sebesar Rp. 94.791.329,-. Penerimaan hasil cakalang selama setahun kapal sekoci yaitu sebesar Rp. 271.727.915,-.

This research aims to determine comparison of financing components and revenue components between two skipjack tuna fishing business units in Sadeng Coastal Fisheries Port. Two skipjack fishing business units, namely purse seine business units and handline business units. Respondents whom have been choosen were owners of sekoci motorboats and owner of inka mina motorboats. The research method used for respondents selection was proportional random sampling. Sample was determined 30% of each fleet population, so that the both number of respondents were comparable . The study was conducted in February 2018 until April 2018 at the Sadeng Coastal Fisheries Port. The results performed that all the skipjack capture business units were profitable, but Inka Mina business unit was more profitable than handline business unit. IDR. 995,029,790, - / year while the handline business unit was IDR. 100,865,582 / year. The financing component of skipjack fishing business in Inka Mina business unit includes total fixed costs per year and a total variable cost for a year was IDR. 462,867,461, -. The component of revenue from the skipjack catches for a year inka mina business unit was IDR. 2,022,777,494, - (Period April 2017 until March 2018). The financing component of fishing business in sekoci motorboats includes total fixed costs per year and a total variable cost for a year was IDR. 94,791,329. Revenue of skipjack for a year of sekoci motorboat was IDR. 271,727,915, -.

Kata Kunci : KM Inka Mina, KM Sekoci, Pukat Cincin, Pancing Ulur

  1. S1-2018-366113-abstract.pdf  
  2. S1-2018-366113-bibliography.pdf  
  3. S1-2018-366113-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2018-366113-title.pdf