PERLINDUNGAN HUKUM DALAM PERJANJIAN MELAKUKAN JASA ANTARA PEMAIN VOLI DENGAN CLUB BOLA VOLI ANDALAS KALIMUNDU
MURTAFI' AHSAN A, Sa'ida Rusdiana, S.H., LL.M
2018 | Skripsi | S1 HUKUMPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis perlindungan hukum dalam perjanjian melakukan jasa antara pemain voli dengan club bola voli Andalas Kalimundu apakah sudah melindungi para pihak, dan untuk menganalisis penyelesaian wanprestasi yang dilakukan oleh para pihak, sebab perjanjian ini merupakan perjanjian yang berbentuk lisan sehingga tidak ada bukti riil adanya perjanjian oleh para pihak. Penelitian ini merupakan penelitian yuridis empiris. Pengumpulan data dilakukan dengan cara studi kepustakaan untuk memperoleh data sekunder dan penelitian lapangan untuk memperoleh data primer. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perjanjian melakukan jasa antara pemain voli dengan club bola voli Andalas kurang melindungi para pihak karena perjanjian tersebut sangat bergantung pada itikad baik dari para pihak, selain itu dalam perjanjian ini baik secara preventif atau secara represif kurang melindungi para pihak. Penyelesaian wanprestasi yang dilakukan oleh para pihak secara umum menggunakan musyawarah, namun dalam beberapa kasus para pihak cenderung membiarkan wanprestasi yang terjadi.
This study aims to analyze the legal protection in the agreement to perform services between volleyball players and the Andalas Kalimundu volleyball club whether it has protected the parties, and to analyze the settlement of defaults conducted by the parties, because this agreement is an oral agreement so there is no real evidence agreement between parties. This was juridical-empirical law research. The data collection is carried out by literature study to acquire secondary data and field research for obtaining primary data. The results show that the agreement to perform services between volleyball players and Andalas volleyball club does not protect the parties because the agreement relies heavily on the good faith of the parties, but in this agreement both preventively or repressively does not protect the parties. Settlement of defaults carried out by the parties generally uses deliberation, but in some cases the parties tend to let the defaults occur.
Kata Kunci : perlindungan hukum, perjanjian melakukan jasa, bola voli, wanprestasi.