Laporkan Masalah

ANALISIS PENGARUH FINANCIAL DEEPENING TERHADAP PERTUMBUHAN EKONOMI, KETIMPANGAN PENDAPATAN, DAN TINGKAT KEMISKINAN: STUDI KASUS 73 NEGARA DAN 33 PROVINSI DI INDONESIA

ZEFANIA YOLANDA, Catur Sugiyanto, Prof., Dr., MA.

2018 | Skripsi | S1 ILMU EKONOMI

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh financial deepening terhadap pertumbuhan ekonomi, ketimpangan pendapatan, dan tingkat kemiskinan pada 73 negara selama periode 1991-2015 dan 33 Provinsi di Indonesia selama periode 2010-2016 sebagai studi kasus dengan unit analisis yang lebih kecil. Penelitian ini menggunakan metode Ordinary Least Squares (OLS) dengan regresi data panel berdasarkan model fixed effect. Penelitian ini juga menggunakan komponen variabel dumi interaksi terhadap indikator financial deepening, yaitu dumi interaksi antara kelompok negara Advances Economies (AEs) dan Emerging Markets and Developing Economies (EMDEs), dumi interaksi krisis, dan dumi interaksi wilayah benua. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa 1) financial deepening mampu mendorong pertumbuhan ekonomi, tetapi berdampak negatif dalam meningkatkan ketimpangan pendapatan dan kemiskinan di 73 negara; 2) indikator financial deepening lebih banyak ditemukan berpengaruh secara signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi di AEs, sedangkan indikator financial deepening lebih banyak ditemukan berpengaruh secara signifikan terhadap ketimpangan pendapatan dan tingkat kemiskinan di EMDEs; dan 3) financial deepening dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi dan ketimpangan pendapatan pada 33 Provinsi di Indonesia. Temuan ini menunjukkan bahwa baik maupun buruknya financial deepening terhadap kondisi perekonomian bergantung pada indikator yang digunakan sebagai proksi financial deepening.

This study aims to analyze the influence of financial deepening on economic growth, income inequality, and poverty rate in 73 countries during the period 1991-2015 and 33 Provinces in Indonesia during the period 2010-2016 as a case study with smaller units of analysis. This study uses Ordinary Least Square (OLS) method with panel data regression based on fixed effects model. This study also uses variable component of dummy interaction to financial deepening indicator, that is dummy interaction of state group between Advance Economies (AEs) and Emerging Markets and Developing Economies (EMDEs), dummy interaction of crisis, and dummy interaction of continent region. The results of this study indicate that 1) financial deepening can drive economic growth, but has a negative impact on increasing income inequality and poverty in 73 countries; 2) financial deepening indicators have more significant effect on economic growth in AEs, whereas financial deepening indicators have more significant effect on income inequality and poverty rate in EMDEs; and 3) financial deepening can increase economic growth and income inequality in 33 Provinces of Indonesia. These findings show that financial deepening is good or bad for economic conditions depends on the indicators used as proxy for financial deepening.

Kata Kunci : financial deepening, ketimpangan pendapatan, kemiskinan, data panel

  1. S1-2018-363759-abstract.pdf  
  2. S1-2018-363759-bibliography.pdf  
  3. S1-2018-363759-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2018-363759-title.pdf