Pemanfaatan Air Limbah Budidaya Lele Yang Difermentasi Untuk Budidaya Daphnia Magna
FADLILLA IRSYAD ANSH, Susilo Budi Priyono, S.Pi., M.Si. ; Senny Helmiati, S.Pi., M.Sc.
2018 | Skripsi | S1 AKUAKULTURPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian pupuk fermentasi air limbah budidaya lele terhadap pertumbuhan populasi Daphnia magna dan dosis pupuk fermentasi air limbah budidaya lele yang menghasilkan produksi Daphnia magna tertinggi. Penelitian menggunakan metode Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri dari 5 perlakuan dosis pemberian pupuk fermentasi yaitu 1, 2, 3, 4, dan 5% dengan masing–masing tiga kali ulangan. Daphnia magna dibudidayakan selama 14 hari dengan kepadatan awal 10 individu/L. Parameter penelitian yang diamati meliputi pertumbuhan populasi, laju pertumbuhan hingga puncak populasi, laju pertumbuhan spesifik selama pemeliharaan, dan kualitas air. Parameter pertumbuhan selanjutnya dianalisis menggunakan ANOVA (Analysis of Varians) dengan ketelitian 95%, jika hasil analisis terdapat beda nyata dilanjutkan dengan uji LSD (Least Significant Differences). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian pupuk fermentasi air limbah budidaya lele berpengaruh terhadap pertumbuhan Daphnia magna. Dosis pupuk 4% menghasilkan produksi Daphnia magna tertinggi sebanyak 356 individu/L dengan puncak populasi pada hari ke-11.
This research aimed to determine the effect of fermentation of catfish culture waste fertilizer on the population growth of Daphnia magna and the dosage of fertilizer fermented catfish culture waste that produces the highest Daphnia magna production. The method used was a Completely Randomized Design (CRD) method consisting of 5 treatments of 1, 2, 3, 4, and 5% doses of fermented fertilizer with three replications each. Daphnia magna is cultivated for 14 days with an initial density of 10 individuals / L. The observed research parameters included population growth, specific growth rate, peak population growth rate, and water quality. The growth data was then analyzed using ANOVA (Analysis of Variance) with 95% accuracy, if significantly differences was found than used the LSD (Least Significant Differences) test. Based on the research showed that the fermented fertilizer dose has significant effect on Daphnia magna growth. Treatment with 4% dose got population peak 356 individuals/L which need 11 days to reach it.
Kata Kunci : air limbah budidaya lele, Daphnia magna, fermentasi, populasi, pupuk