Laporkan Masalah

TERJEMAHAN BAB KYOTO NO NARAWASHI DALAM BUKU KYOTO KANKOU BUNKA KENTEI SHIKEN KOUSHIKI TEKISUTO BUKKU

DEVI WARDHANI P, Lufi Wahidati, M.A.

2018 | Tugas Akhir | D3 BAHASA JEPANG

Tugas Akhir ini berjudul Terjemahan Bab Kyoto no Narawashi dalam Buku Kyoto Kankou Bunka Kentei Shiken Koushiki Tekisuto Bukku. Buku ini adalah buku yang informatif karena buku ini tidak hanya berisi penjelasan mengenai sejarah Kyoto saja, namun juga menjelaskan tentang budaya, festival, makanan, camilan, kebiasaan, tempat wisata, alam dan hal-hal lainnya yang berkaitan dengan Kyoto. Pada tugas akhir ini, diterjemahkan bab Kyoto no Narawashi. Bab ini berisi pembahasan mengenai kebiasaan-kebiasaan dalam kehidupan sehari-hari yang dilakukan oleh masyarakat Kyoto sejak dulu hingga sekarang. Bab Kyoto no Narawashi ini dipilih untuk diterjemahkan karena bagi siapa pun, mewarisi dan menjaga kebiasan yang sudah sejak dulu dilakukan merupakan suatu hal yang sangat penting. Dengan membaca bab ini, pembaca akan mengetahui tentang kebiasaan-kebiasaan yang sudah sejak dulu dilakukan di Jepang, terutama di Kyoto. Dalam menerjemahkan bab Kyoto no Narawashi, terdapat beberapa kesulitan yang dihadapi, salah satunya adalah mencari padanan kata yang sesuai untuk menjelaskan benda dan istilah khas Jepang ke dalam bahasa Indonesia. Hasil terjemahan Tugas Akhir ini diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia yang mudah untuk dipahami. Dengan membaca buku ini, diharapkan pembaca memiliki ketertarikan terhadap kebiasaan yang sudah sejak dulu dilakukan di Kyoto.

The title of this final paper is The Translation of Kyoto Kankou Bunka Kentei Shiken Koushiki Tekisuto Bukku Chapter Kyoto no Narawashi. This book is an informative book because this book is not only explaining about the history of Kyoto, but also explaining the cultures, festivals, foods, snacks, customs, tourism sites, natures and others about Kyoto. In this final paper, the chapter of Kyoto no Narawashi are translated. This chapter explained about the customs in the daily life which have been doing by Kyoto people since a long time ago until now. The chapter of Kyoto no Narawashi has chosen because for everyone to inherit and protect the customs which have been doing since a long time ago is very important thing. After reading this chapter, the reader will know about the customs which have been doing since a long time ago in Japan, especially in Kyoto. During translating the chapter of Kyoto no Narawashi, there were some difficulties, one of them is finding the equivalent words to describe the specific objects and Japanese typical term into Indonesian language. The translation results of this final paper are translated into Indonesian language which is easy to understand. The purpose of this final paper is to expect the reader will be interested to customs of Kyoto after reading this final paper.

Kata Kunci : Budaya Jepang, Masyarakat Kyoto, Kebiasaan di Kyoto

  1. D3-2018-369246-Abstract.pdf  
  2. D3-2018-369246-Bibliography.pdf  
  3. D3-2018-369246-TableOfContent.pdf  
  4. D3-2018-369246-Title.pdf