Laporkan Masalah

ANALISIS GENDER PENGELOLAAN HUTAN OLEH KELOMPOK TANI NGUDIREJO, DESA GIRIREJO, KECAMATAN IMOGIRI, BANTUL

FEBRI INDARTO, Bowo Dwi Siswoko, S.Hut., M.A.

2018 | Skripsi | S1 KEHUTANAN

Salah satu aspek sosial dalam pengelolaan hutan adalah adanya kesetaraan atau keadilan gender. Pengelolaan hutan di Desa Girirejo oleh Kelompok Tani Ngudirejo melibatkan kaum laki-laki dan perempuan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pembagian peran laki-laki dan perempuan dalam pengelolaan hutan dan merumuskan strategi untuk meningkatkan peran laki-laki dan perempuan pada Kelompok Tani Ngudirejo dalam pengelolaan hutan di Desa Girirejo, Kecamatan Imogiri, Kabupaten Bantul. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah survei. Data yang dibutuhkan meliputi profil aktivitas reproduktif, produktif, dan sosial. Analisis data yang digunakan adalah Harvard Gender Framework Analysis (HGFA). Pembagian peran laki-laki dan perempuan pada Kelompok Tani Ngudirejo dalam pengelolaan hutan dibagi menjadi tiga, yaitu aktivitas produktif, reproduktif dan sosial. Aktivitas produktif didominasi oleh laki-laki (57,913%). Aktivitas reproduktif didominasi oleh perempuan (74,243%). Pola pengambilan keputusan pada aktivitas sosial dilakukan secara diskusi dan tukar menukar pendapat antara perempuan dan laki-laki. Strategi yang dapat dilakukan untuk meningkatkan peran laki-laki dan perempuan adalah peningkatan dukungan dari keluarga untuk perempuan agar dapat berpartisipasi dalam program penyuluhan dan pemberian pelatihan pengelolaan hutan yang dilakukan oleh dinas atau intansi terkait, dan pendidikan tentang aktivitas reproduktif dan produktif tanpa membedakan perempuan dan laki-laki kepada anak-anak.

One of the social aspects of forest management is the exsistance of gender equality or justice within gender. Forest management in Girirejo village by Ngudirejo Farmer Group involves men and women. Thus, the objectives of this research are to identify the division of roles of men and women in the management of forest and analyze strategies in increasing the division of roles of men and women on a group of farmers called Ngudirejo Farmer Group within the forest management in Girirejo Village, Imogiri Sub-District, Bantul District. The method used in this research was survey. The data that are needed in this research were profile of reproductive activity, productive activity, and social activity. The datas were analyzed using Harvad Gender Framework Analysis (HGFA) The divison of roles of men and women on Ngudirejo Farmer Group within the forest management was divided to three, which are: productive, reproductive, and social. The productive activities are dominated by man (57,913%). The reproductive activities are dominated by women (74,243%). Moreover, the desicion making pattern within the social activies is conducted through discccusion and exchange of opinions between man and woman. The strategies that can be done to increase the roles of men and women are increase the support of family for women, so they are able to participate in campaign and training of the forest management that is conducted by a departement or institution related to the matter and also giving an education about the productive and reproductive activity without discriminating man and woman to children.

Kata Kunci : gender, pengelolaan hutan, kelompok tani;gender analysis, forest management, farmer group

  1. S1-2018-318683-Abstract.pdf  
  2. S1-2018-318683-Bibliography.pdf  
  3. S1-2018-318683-Tableofcontent.pdf  
  4. S1-2018-318683-Title.pdf