Model Kerjasama Kemitraan dalam Pengembangan Kebijakan Program Kampung Hijau Gambiran Yogyakarta
ERA NUANSA MEDIANA, Dr. Ely Susanto, MBA
2018 | Skripsi | S1 MANAJEMEN DAN KEBIJAKAN PUBLIKPermasalahan lingkungan di Kota Yogyakarta telah menjadi awal mula Pemerintah Kota Yogyakarta mengembangkan program Kampung Hijau yang sudah diterapkan oleh Kampung Hijau Gambiran yang memiliki eksistensi dari tahun 2012 dan diwacanakan menjadi kampung iklim percontohan. Dalam menjalankan program Kampung Hijau di pengelola kampung Gambiran telah menjalin kerjasama dengan berbagai pihak yaitu Dinas Lingkungan Hidup Kota Yogyakarta, Wahana Lingkungan Hidup DIY, serta Koalisi Pemuda Hijau DIY. Dalam kerjasama yang terjalin dalam pengelolaan Kampung Hijau Gambiran telah membentuk sebuah hubungan kemitraan yang membentuk sebuah model kemitraan. Penelitian ini termasuk jenis penelitian deskriptif kualitatif yang menganalisis informasi dari pihak-pihak yang terlibat dalam pengembangan program kebijakan Kampung Hijau di Kampung Gambiran. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis model kemitraan dalam Kampung Hijau Gambiran yang dianalisis dari langkah kerjasama yang ditempuh, tingkat atau jenjang kemitraan yang terbentuk, dan analisis bentuk kerjasama oleh teori pendapat Ambar Teguh (2004). Hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa model kemitraan yang terjalin dalam pengelolaan program Kampung Hijau Gambiran merupakan model kemitraan Mutualism partnership dengan Linear union of partnership. Dalam penelitian ini juga mengungkapkan kendala dalam pelaksanaan program Kampung Hijau di Kampung Gambiran sehingga dapat menjadi rekomendasi untuk pegelola dan pihak eksternal yang turut berkontribusi dalam pengelolaan Kampung Hijau Gambiran.
Environmental problems in Yogyakarta City has become the beginning of Yogyakarta City Government to develop Kampung Hijau program that has been implemented by Kampung Hijau Gambiran which has existence from 2012 and the discourse to be a pilot project climate village policy. In running Kampung Hijau program in Gambiran village has established cooperation with various parties, namely Yogyakarta Environment Department (Dinas Lingkungan Hidup Kota Yogyakarta), WALHI Wahana Lingkungan Hidup DIY, and KOPHI Koalisi Pemuda Hijau Yogyakarta. In cooperation that is established in the management of Kampung Hijau Gambiran has established a partnership relationship that forms a partnership model. This research includes a descriptive qualitative research that analyzes information from the parties who involved in the development of Kampung Hijau's policy program in Kampung Gambiran. This research aims to analyze the partnership model in Kampung Hijau Gambiran which is analyzed from the cooperation step taken, the level of partnership formed, and the analysis of cooperation form by the theory of opinion Ambar Teguh (2004). The results show that the partnership model that is established in the management of Kampung Hijau Gambiran program is a partnership model of Mutualism partnership with Linear union of partnership. In this research also revealed obstacles in the implementation of Kampung Hijau program in Kampung Gambiran so it can be a recommendation for the manager and external parties who contribute in management of Kampung Hijau Gambiran.
Kata Kunci : Model Kemitraan, Jenjang Kemitraan, Kampung Hijau,Partnership Model, Partnership Level, Kampung Hijau