Laporkan Masalah

PENGARUH KARAKTERISTIK TUGAS DAN FORMAT PENYAJIAN GRAFIS DENGAN MODEL STATISTIK PADA KUALITAS JUDGMENT: PENGUJIAN TEORI KESESUAIAN KOGNITIF

Dyah Ekaari Sekar Jatiningsih, Prof. Dr. Mahfud Sholihin, M.Acc, Supriyadi, M.Sc., Ph.D, Ertambang Nahartyo, M.Sc., Ph.D., CMA

2018 | Disertasi | S3 Ilmu Akuntansi

Studi ini mengeksplorasi ketidakakuratan judgment yang didasarkan pada informasi akuntansi manajerial, dan menguji teori kesesuaian kognitif dalam menjelaskan fenomena tersebut. Bias kognitif sebagai penyebab tidak optimalnya judgment dan keputusan telah banyak didokumentasikan dalam literatur akuntansi, dan penelitian ini mengobservasi kesesuaian kognitif antara penyajian informasi kos secara grafis dengan karakteristik tugas untuk mencapai kualitas judgment lebih baik. Bias visual grafis menjadi perhatian penting untuk dimitigasi. Selain itu, efek karakteristik tugas yang dapat menginduksi pemrosesan informasi secara lebih analitis atau lebih intuitif dieksplorasi oleh peneliti. Eksperimen berbasis jejaring dengan partisipan para profesional dilakukan untuk menguji tiga hipotesis yang diajukan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pengkondisian karakteristik tugas merupakan hal penting terkait proses individu dalam menghasilkan judgment. Karakteristik tugas bisa menginduksi proses yang lebih analitik atau lebih intuitif, yang merupakan kontinum di masing-masing individu. Dengan penyajian informasi grafis menggunakan model statistik, yang secara jelas telah menunjukkan hubungan antar variabel, estimasi kos individu lebih akurat pada kondisi individu yang tugasnya diberi karakteristik induksi-analitik. Hasil pengujian pertama penelitian ini menunjukkan bahwa estimasi kos individu pada kondisi tugas berkarakteristik penginduksi analitik yang diberi informasi secara grafis disertai model statistik jauh lebih akurat sementara keakuratan estimasi kos justru sangat rendah pada saat karakteristik tugasnya intuitif. Hasil pengujian kedua menunjukkan bahwa judgment estimasi kos individu yang mendapatkan informasi grafis dengan model statistik memang memiliki perbedaan signifikan dengan yang menerima informasi grafis tanpa model statistik pada saat karakteristik tugasnya menginduksi pemrosesan analitik, bukan intuitif. Sedangkan hasil pengujian ketiga menunjukkan bahwa tidak terdapat perbedaan keakuratan judgment individu yang signifikan antara yang diberi informasi dengan format model statistik di tugas berkarakteristik penginduksi analitis dan penginduksi intuitif. Temuan penelitian ini mengimplikasikan bahwa alih-alih berfokus terhadap karakteristik individu yang bisa sangat bervariasi, manajemen organisasi bisa menentukan properti sebuah tugas (karakteristik kedalaman) dan format penyajian (karakteristik permukaan) yang tepat untuk mencapai judgment yang optimal di tugas yang kompleks. Tugas kompleks bisa didesain menggunakan karakteristik yang sesuai, untuk menghindari ketidakakuratan judgment.. Hasil penelitian di disertasi ini mengkonfirmasi teori kesesuaian kognitif dan memberikan saran penentu kualitas judgment optimal berdasarkan kesesuaian antara karakteristik penginduksi proses kognitif dan penyajian informasi yang disertai pemitigasi bias.

This study explores judgment inaccuracy which is based on accounting information, and attempt to test cognitive fit theory in explaining such phenomenon. As cognitive bias has been well documented in accounting literature to explain lower performance of judgment and decision, we investigate suggested cognitive-fit between graphical display of information and the task in which the decision is made in reducing cognitive effort and improving judgment performance. Graphical display bias becomes important concern to be mitigated. Additionally, the effect of task characteristics which can induce more analytical information processing is explored. A web-based experiment with professional as participants is conducted to test proposed three hypothesis. Results of this study indicate that task characteristics conditioning is an important factor related to individual’s information processing in generating judgment. Task characteristic can induce a more analytic or more intuitive process, which is a continuum in each individual. Using graphical display of information embedded with statistical models, individual’s cost estimation is more accurate under the condition in which the given task characteristics is analytic-inducing. Result of the first test in this study indicates that individual’s cost estimation in analytic inducing task conditions that is given graphical information along with the statistical model is more accurate whereas cost estimation in the intuitive inducing characteristics is less accurate. The second test result shows that the judgment of individual cost estimates that obtain graphical information with statistical models does have significant differences with those receiving graphical information without statistical models when the task characteristics induce analytic processing, rather than intuitive. While the third test results show that there is no significant difference in individual judgment accuracy between the given information with the statistical model format in the tasks characteristic of analytical inducing and intuitive inducing. The findings of this study imply that instead of focusing on individual characteristics that can vary greatly, tasks can be designed using appropriate characteristics (property), to avoid judgment inaccuracies. The organization's management can determine the properties of a task (depth characteristics) and the appropriate presentation format (surface characteristics) to achieve optimal judgment in complex tasks. The results of this dissertation confirm the theory of cognitive fit and provide optimal judgment quality determinants based on the suitability between cognitive process inducing characteristics and presentation of information accompanied by bias mitigation

Kata Kunci : kualitas judgment, kesesuaian kognitif, karakteristik penginduksi analitik, karakteristik penginduksi intuitif, informasi kos, penyajian grafis

  1. S3-2018-324868-abstract.pdf  
  2. S3-2018-324868-bibliography.pdf  
  3. S3-2018-324868-tableofcontent.pdf  
  4. S3-2018-324868-title.pdf