Laporkan Masalah

Media Online dan Representasi Difabel (Analisis Wacana Terhadap Teks Berita Solider Periode Januari - Desember 2015)

LILIEN WIJAYANTI , Dr. Ana Nadhya Abrar, M.E.S.

2018 | Skripsi | S1 ILMU KOMUNIKASI

Solider.or.id merupakan salah satu media online yang secara khusus memberikan ruang bagi difabel dan individu non difabel untuk berbagi informasi melalui teks berita yang disiarkan. Solider juga menjadi sarana bagi individu terutama difabel untuk menyuarakan kesetaraan hak difabel dan juga berusaha untuk mengubah paradigma masyarakat yang selama ini cenderung memberikan stereotip negatif pada difabel, hal yang selama ini dinilai tidak didapatkan dari media online arus utama pada berita dengan isu difabilitas. Dengan menggunakan metode analisis wacana Norman Fairclough, peneliti melihat bagaimana Solider merepresentasikan sosok difabel yang selama ini termarginalkan melalui teks berita yang diunggahnya. Penelitian ini lebih dalam mengungkap praktik wacana yang dilakukan oleh Solider dan beberapa hal yang mempengaruhinya seperti aspek internal media dan kondisi sosial masyarakat pada masa itu melalui tahapan analisis teks, discourse practice, dan sociocultural practice. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Solider merepresentasikan difabel dengan positif dibuktikan dengan banyaknya aksi yang ditampilkan pada teks berita yang dianalisis. Dalam merepresentasikan sosok difabel sedemikian rupa, Solider juga mendapat pengaruh dari ideologi yang dianutnya yang bersumber dari SIGAB. Sementara itu kondisi sosial masyarakat kala itu yang cenderung memberikan stereotip negatif dan melakukan banyak diskriminasi pada difabel juga turut mempengaruhi Soldier dalam merepresentasikan difabel. Melalui representasi positif difabel yang digambarkan dalam teks beritanya, Solider secara tidak langsung turut menggiring masyarakat untuk mengubah paradigma masyarakat terhadap difabel yang dinilai salah.

Solider is the one of few Indonesian online media that provide space for people with different ability (difable) and non-difable to share many information by news text. As specific online media, Solider become a media for individual specially difable to sounding their rights equality and trying to make social paradigm changes about difable people, that claimed by many difable people and older research cannot found on mainstream online media. Using critical discourse analysis by Norman Fairclough, the researcher take a look how Solider represented difable people who marginalized by mainstream online media on their news. This research explain how Soliders discourse practice about difable people representation and some points that influence it: Soliders ideology and journalistic work routine; media discourse practice; and sociocultural practice. The results of the research show that Solider positively representing difable people, proofed by how much Solider put them as actor on the news text. Soliders representation about difable people, influenced by its ideology that depend on SIGAB. Social culture situation at 2015 that many bad stereotipes given to difable people influence how Solider represent them too. Soliders representasion has purposed to reach their goals: rights equality for difable people and to changes social paradigm about difable people that claimed wrong.

Kata Kunci : solider, wacana media, difabel, representasi, analisis wacana Norman Fairclough, media online.

  1. S1-2018-328692-abstract.pdf  
  2. S1-2018-328692-bibliography.pdf  
  3. S1-2018-328692-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2018-328692-title.pdf