PENGOLAHAN ARSIP DINAMIS INAKTIF DI PERWAKILAN BADAN KEPENDUDUKAN DAN KELUARGA BERENCANA NASIONAL DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA
MARISHA PUTRI A, Lillyana Mulya, S.S., M.A.
2018 | Tugas Akhir | D3 KEARSIPANLaporan Tugas Akhir ini menjelaskan tentang pengolahan arsip dinamis inaktif di Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional, Daerah Istimewa Yogyakarta. Tujuan dari kajian ini antara lain untuk mengetahui kondisi arsip inaktif, proses pengolahan dan sarana prasarana yang digunakan di Record Center Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional, Daerah Istimewa Yogyakarta. Terdapat beberapa metode yang digunakan untuk mengumpulkan data. Pertama adalah melakukan observasi partisipatif selama program magang di Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional, Daerah Istimewa Yogyakarta. Kedua, melakukan studi pustaka untuk mendapatkan literatur dalam hal konsep pengolahan arsip inaktif. Ketiga, melakukan wawancara dengan dua narasumber untuk memperoleh informasi yang relevan dengan kajian. Berdasarkan pertanyaan penelitian, maka kesimpulan yang diambil yaitu, kondisi arsip dinamis inaktif di Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional, Daerah Istimewa Yogyakarta merupakan arsip tidak teratur. Untuk itu, proses pengolahannya dimulai dari pemilahan, pendeskripsian, maneuver, penomoran, penempatan dalam kotak arsip, pemberian label dan penempatan di rak. Terakhir, instansi ini telah memiliki sarana prasarana seperti gedung Record Center, rak, kotak arsip, label dan kartu deskripsi.
This Final Report discuss the processing of inactive records at Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional, Daerah Istimewa Yogyakarta. The purpose of this study is to know the condition of inactive records, technical processing and the facilities used in the Record Center of Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional, Daerah Istimewa Yogyakarta. There are several methods used to collect data. First is to conduct participatory observation during the internship program at Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional, Daerah Istimewa Yogyakarta. Second, collect literature about the concept of inactive archive processing through literature study. Third, conduct interviews with the archivist to obtain information relevant to the study. Based on the research question, the conclusion taken is that the condition of the inactive records in Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional considered as an irregular type. Therefore, the processing begins with records sorting, descripting, maneuvering, numbering, storing in the records box, labeling and placement on the shelf. Third, this agency already has facilities to support the inactive records processing such as the Record Center building, shelves, records boxes, labels and description cards.
Kata Kunci : pengolahan, arsip dinamis inaktif, Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional, Daerah Istimewa Yogyakarta