Laporkan Masalah

Pengaruh Pemberian Aroma Terapi Frangipani Terhadap Tingkat Kecemasan Pasien Odontektomi Berdasarkan Pengukuran Volume dan pH Saliva

SHERLY GIOVIANY, drg. Cahya Yustisia Hasan, Sp. BM(K) ; drg. Poerwati Soetji Rahajoe, Sp. BM

2018 | Skripsi | S1 KEDOKTERAN GIGI

Kecemasan merupakan perasaan yang berhubungan dengan rasa takut, kekhawatiran, dan perasaan tidak aman. Permasalahan gigi sebesar 25,9% yang terjadi pada penduduk Indonesia yaitu impaksi gigi yang memerlukan tindakan odontektomi. Odontektomi merupakan salah satu jenis perawatan gigi yang sering menimbulkan kecemasan pada pasien. Kecemasan pada pasien hampir 75% dapat mempengaruhi keberhasilan perawatan. Dokter gigi perlu memahami kecemasan pasien serta perlu untuk mengetahui cara mengatasinya sehingga tidak menganggu jalannya perawatan. Aroma terapi salah satu terapi non-farmakologis yang dapat memberikan efek menenangkan dan mengurangi kecemasan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pemberian aroma terapi dengan minyak essensial frangipani dalam mengurangi tingkat kecemasan pasien sebelum odontektomi berdasarkan pengukuran volume & pH saliva. Jenis penelitian ini menggunakan rancanangan eksperimental klinik. Subjek adalah pasien yang berusia 18-30 tahun berjumlah 40 orang di klinik Bedah Mulut RSGM Prof. Soedomo Yogyakarta yang dibagi menjadi dua kelompok yaitu perlakuan dan kontrol. Kelompok perlakuan diberikan aroma terapi frangipani sebelum tindakan odontektomi. Penilaian kecemasan pasien dapat diukur dengan pengukuran volume dan pH saliva. Uji hipotesis menggunakan independent sample t-test dan pearson correlation. Hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan antara kelompok kontrol dan kelompok perlakuan (p<0,05). Kesimpulan dari penelitian ini adalah pasien yang menghirup aroma terapi frangipani sebelum tindakan odontektomi memiliki tingkat kecemasan yang menurun, aroma terapi frangipani memberikan efek menenangkan bagi pasien.

Anxiety is a feeling associated with fear, anxiety, and insecurity. Dental problems of 25.9% that occur in the Indonesian population is dental impaction that requires action odontectomy. Odontectomy is one type of dental treatment that often raises anxiety in patients. Anxiety in patients is almost 75% can affect the success of treatment. Dentists need to understand the patient's anxiety and and knowing to resolve as not to disrupt the course of treatment. Aroma therapy is one of the non-pharmacological therapies that can provide a calming effect and can reduce anxiety. The purpose of this study was to determine the effect of aromatherapy with frangipani essential oil in reducing patient anxiety level before odontectomy based on volume measurement and salivary pH. This research uses a clinical experimental design. Subjects were patient aged 18-30 years amounted to 40 people at the Oral Surgery RSGM Prof. Soedomo Yogyakarta which is devided into two groups : treatment and control. The treatment group was given frangipani aroma therapy before the odontectomy action. The patient's anxiety assessment can be measured by volume measurement and salivary pH. Hypothesis test using independent sample t-test and pearson correlation. The results showed a significant difference between the control group and the treatment group (p<0,05). The conclusions of this study were patients who inhaled the aroma of frangipani therapy before the acts of odontectomy had decreased anxiety levels, the aroma of frangipani therapy gave a calming effect for the patient.

Kata Kunci : kecemasan, odontektomi, aroma terapi frangipani, anxiety, odontectomy, aroma theraphy

  1. S1-2018-369027-abstract.pdf  
  2. S1-2018-369027-bibliography.pdf  
  3. S1-2018-369027-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2018-369027-title.pdf