Laporkan Masalah

KESIAPAN SKPD DI LINGKUP PEMERINTAH KOTA MAGELANG DALAM MENGIMPLEMENTASIKAN STANDAR AKUNTANSI PEMERINTAH BER BASIS AKRUAL DENGAN MENGGUNAKAN APLIKASI SIMDA

ANTON SETYO PRAMONO, Prof. Dr. Wahyudi Kumorotomo, M.P.P.

2017 | Tesis | S2 Administrasi Publik

Penelitian ini dilatar-belakangi perubahan kebijakan pengelolaan keuangan daerah tentang Standar Akuntansi Pemerintahan (SAP). Pada awalnya, SAP berbasis kas berubah jadi berbasis akrual. Pada peristiwaini, kesiapan organisasi (organizational readiness) menjadi faktor penentu keberhasilan penerapan aturan ini. Di mana, kesiapan organisasional mengacu pada perubahan anggota organisasi dalam perubahan komitmen serta efikasinya terhadap perubahan organisasional yang diterapkan. Pemerintah Kota Magelang merupakan salah satu pemda yang menggunakan aplikasi Simda dalam pengelolaan keuangannya termasuk Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di lingkup Pemkot Magelang. Jadi, keberhasilan perubahan kebijakan SAP pada Pemkot Magelang ditentukan oleh kesiapan SKPD di lingkup Pemerintah Kota Magelang dalam mengimplementasikan SAP berbasis akrual dengan aplikasi Simda. Sebagai aplikasi, Simda merupakan alat bantu dalan pengelolaan keuangan dan pejabat pengelola keuangan daerah (PPKD) sebagai operatornya. Kesiapan organisasi dalam perubahan (readiness for organizational change), bisa ditinjau dari aspek: perubahan efikasi (change self-efficacy); valensi pribadi (personal valence); valensi organisasi (organizational valence); dukungan pimpinan (management support); dan kesesuaian (discrepancy). Berdasarkan konsep dan fenomena perubahan kebijakan yang diuraikan, khususnya dalam implementasi SAP berbasis akrual dengan aplikasi Simda, terdapat pertanyaan: Bagaimanakah penilaian perubahan efikasi (change self-efficacy); valensi pribadi (personal valence); valensi organisasi (organizational valence); dukungan pimpinan (management support); dan kesesuaian (discrepancy) dari pejabat pengelola keuangan daerah di tingkat SKPD pada lingkup Pemkot Magelang dalam implementasi SAP berbasis akrual dengan aplikasi Simda. Spesifikasi penelitian ini adalah penelitian kualitatif. Metode pengumpulan datanya dilakukan dengan dua cara, yaitu: studi lapangan (field research) melalui wawancara dan studi pustaka (library research) melalui dokumen, dan berbagai referensi yang berhasil dikumpulkan dari berbagai sumber yang mempunyai keterkaitan dengan topic utama penelitian ini yaitu implementasi SAP berbasis akrual dan penggunaan aplikasi Simda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jika ditinjau aspek-aspek kesiapan organisasi dalam perubahan (readiness for organizational change), terdapat respon yang beragam (negatif, netral, atau positif) dari PPKD di berbagai jenjang pemerintahan pada SKPD di lingkup Pemkot Magelang. Penelitian ini berhasil mengungkapkan temuan yang cukup menarik pada aspek perubahan efikasi (change self-efficacy), walaupun PPKD pada SKPD di lingkup Pemkot Magelang memiliki pengetahuan dan pemahaman mengenai prosedur akuntansi pemerintahan dan SAP berbasis akrual yang terbatas, tetapi memiliki pemahaman yang cukup untuk menggunakan aplikasi Simda. Artinya, SKPD di lingkup Pemerintah Daerah Kota Magelang cukup siap dalam menerapkan SAP berbasis akrual dengan aplikasi Simda. Pemahaman PPKD mengenai penggunaan aplikasi Simda diperoleh dari bimbingan teknis yang diselenggarakan Dinas Pendapatan dan Pengelolaan Keuangan Daerah (DPPKD), asistensi dan pendampingan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP), serta pengalaman yang diperoleh dalam pelaksanaan tugas pekerjaannya menggunakan aplikasi Simda.

This study is based on changes in regional financial management policy on Government Accounting Standards (SAP). Initially, cash-based SAPs turned out to be accrual-based. In this event, organizational readiness becomes the determining factor for the successful implementation of this rule. Where, organizational readiness refers to changes in organizational members in changing commitments and their efficacy to organizational changes that are applied. Magelang City Government is one of the local government that uses Simda application in its financial management including the Regional Device Work Unit (SKPD) in the scope of PemkotMagelang. So, the success of SAP policy change in Magelang Government is determined by SKPD readiness in Magelang Municipality Government in implementing accrual based SAP with Simda application. As an application, Simda is a tool in financial management and local financial manager (PPKD) as its operator. Readiness for organizational change (readiness for organizational change), can be viewed from the aspect: change of efficacy (change self-efficacy); personal valence; organizational valence; leadership support; and conformity (discrepancy). Based on the concept and phenomenon of policy change described, especially in the implementation of accrual-based SAP with Simda application, there are questions: How is the assessment of change of efficacy (change self-efficacy); personal valence; organizational valence; leadership support; and the discrepancy of regional finance managers at the SKPD level in the scope of Magelang City Government in the implementation of accrual-based SAP with Simda application. Specification of this research is qualitative research. Data collection methods are conducted in two ways, namely: field research through interviews and library studies through documents, and various references collected from various sources that have relevance to the main topic of this research is the implementation of accrual-based SAP and the use of Simda applications. The result of the research shows that if there are readiness for organizational change aspects, there are various responses (negative, neutral, or positive) from PPKD at various levels of government in SKPD in the scope of Pemkot Magelang. This research has succeeded in revealing quite interesting findings on the aspect of change of efficacy (change self-efficacy), although the PPKD in SKPD in the scope of Pemkot Magelang has knowledge and understanding about government accounting procedure and SAP based on accrual that limited, but has enough understanding to use the application Simda. That is, SKPD in the scope of the Local Government of Magelang is quite ready to apply accumulated SAP based on Simda application. The understanding of PPKD regarding the use of Simda applications is obtained from technical guidance conducted by the Regional Revenue and Finance Management Board (DPPKD), assistance and assistance of BPKP, as well as experience gained in the execution of its job duties using Simda application.

Kata Kunci : SAP berbasis akrual; Aplikasi Simda; Kesiapan organisasi dalam perubahan (readiness for organizational change), perubahan efikasi (change self-efficacy); valensi pribadi (personal valence); valensi organisasi (organizational valence); dukungan pimpinan (m

  1. S2-2017-357607-abstract.pdf  
  2. S2-2017-357607-bibliography.pdf  
  3. S2-2017-357607-tableofcontent.pdf  
  4. S2-2017-357607-title.pdf