PENGARUH UMUR DAN LETAK AKSIAL BATANG PADA BAMBU ORI (BAMBUSA ARUNDINACEA) TERHADAP SIFAT PENGERJAAN SEBAGAI BAHAN BAKU MEBEL DAN KERAJINAN
RUDI SETIAWAN, Dr.Ir. Y Suranto, M.P.
2018 | Skripsi | S1 KEHUTANANBambu memiliki pertumbuhan yang cepat dan sudah dapat dipanen pada umur 2 tahun untuk bahan mebel dan kerajinan. Jenis bambu ori (B. arundinacea) adalah salah satu jenis yang dikenal masyarakat, bernilai komersil dan mempunyai banyak kelebihan. Kualitas mebel dan kerajinan bambu dipengaruhi beberapa faktor diantaranya umur dan letak aksial batang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kualitas optimal sifat sifat pengerjaan bambu ori umur 2 dan 3 tahun pada setiap letak aksial batang sebagai bahan mebel dan kerajinan. Penelitian ini dirancang dengan Rancangan Acak Lengkap dengan dua faktor yaitu faktor umur dan letak aksial batang. Faktor umur terdiri dari dua aras yaitu umur 2 dan 3 tahun. Faktor letak aksial pada batang dipilih tiga aras yaitu pangkal, tengah dan ujung. Parameter pengujian meliputi sifat pengerjaan, fisika, dan mekanika. Data yang dihasilkan kemudian diuji dengan analisis varians dengan taraf uji 1% dan 5% serta uji lanjut Honestly Significant Difference Tukey. Hasil penelitian menunjukkan rerata permukaan bebas cacat penggergajian 89.76% (sangat baik); pengetaman 90.41% (sangat baik); pengeboran 79.63% (baik); pembubutan 92.66% (sangat baik) dan pengampelasan 99.20% (sangat baik) berat jenis 0,74; kekerasan 1664,17 kg/cm persegi. Secara keseluruhan bambu ori termasuk kelas pengerjaan I-II. Faktor umur menjadi pembeda dalam hal berat jenis, pembubutan, dan pengetaman dan faktor letak aksial batang berbeda sangat nyata pada berat jenis. Kualitas sifat pengerjaan optimal bambu ori mayoritas dicapai pada umur 2 tahun.
Bamboo is a fast growing species and be able to be harvested in two years old for furniture and handicraft material. Bamboo ori (B. arundinacea) is one of the commercial species with many superiorities. The quality of furniture and handicraft are affected by several factors such as age and stem axial position. The aim of thus study was to investigate the quality on processing properties of two and three years old of bamboo ori with different stem axial position as material for furniture and handicraft. This study was designed in accordance with Completely Randomized Design with the two factors, which were age and stem axial position. Age factor comprised of two and three years old of bamboo, while stem axial position factor consist of positions on bottom, middle and top. The examined parameters were properties of processing, physical, and mechanical. The data was analyzed by analysis of variances (ANOVA) with 1% and 5% of significant level and continued by Honestly Significant Difference Tukey. The result showed that processing properties of bamboo ori had average of 89.76%% (very good); planning of 90.41% (very good), drilling of 79.63% (good); turning of 92.66% (very good) and sanding of 99.20% (very good). specific gravity 0,74; hardness 1664,17 kg/cm square. Therefore, bamboo ori was classified into I-II of utilization class. The ages of bamboo influenced significantly on the specific gravity, value of turning defect, and planning defect. The location of axial stem influenced significantly on spesific gravity. The quality of processing, physical, and mechanical properties were found to be optimal in the two years old of bamboo ori
Kata Kunci : Mebel dan kerajinan, bambu ori, letak aksial batang, umur;Furniture and craft, bamboo ori, stem axial position, age