Laporkan Masalah

Peran Kepercayaan Terhadap Pasangan Terhadap Kepuasan Perkawinan yang dimoderatori Religiusitas Islam pada Individu yang Menjalani Gaya Hidup Komuter

AMILDA PUTRI AKBARI, Prof. Dr. Sofia Retnowati, M.S., Psikolog

2018 | Tesis | MAGISTER PSIKOLOGI

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui peran dari kepercayaan pada pasangan dan religiusitas Islam terhadap kepuasan perkawinan pada individu yang menjalani gaya hidup komuter. Subjek penelitian berjumlah 76 orang berusia 25 sampai 40 tahun, sedang menjalani gaya hidup komuter dalam perkawinan dan beragama Islam. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif. Skala kepuasan perkawinan, skala kepercayaan pada pasangan dan skala religiusitas Islam digunakan dalam pengambilan data pada penelitian ini. Hasil regresi dengan variabel moderasi menunjukkan bahwa religiusitas Islam tidak mampu memoderatori hubungan antara kepercayaan pada pasangan terhadap kepuasan perkawinan. Pada model satu dengan variabel independen kepercayaan pada pasangan nilai R-Square sebesar 0,274 dengan p=0,000; p<0,05 artinya kepercayaan pada pasangan mampu memprediksi kepuasan perkawinan sebesar 27,4% dengan signifikan. Pada model kedua dengan masuknya religiusitas Islam nilai R-Square 0,564 dengan p=0,000; p<0,05 artinya signifikan. Pada model tiga terdapat variabel product atau moderator, hasil interaksi kepercayaan pada pasangan dan religiusitas Islam dengan nilai R-Square 0,574 dengan p=0,197; p<0,05 yang artinya tidak signifikan. Kesimpulannya religiusitas Islam tidak mampu memoderatori hubungan antara kepercayaan pada pasangan terhadap kepuasan perkawinan pada individu yang menjalani gaya hidup komuter

The purpose of this study is to determine the role of trust in spouse and Islamic religiosity on marital satisfaction in individuals who undergoing a commuter lifestyle. The study subjects were 76 people in age range 25 to 40 years, undergoing a commuter lifestyle in marriage and in Islamic religion. This study uses quantitative methods. The scale of marital satisfaction, the scale of trust in spouse and the scale of Islamic religiosity are used in data collection. The results of data analysis showed that regression results with moderating variables show that Islamic religiosity is not proven to moderate the relationship between trust in spouse and marital satisfaction. In model one with independent variable of trust in spouse R-Square value of 0,274 with p=0,000; p<0,05 means that trust in spouse can predict the marital satisfaction of 27, 4% with significant. In the second model with the inclusion of Islamic Religiousity R-Square value of 0,564 with p=0,000; p<0,05 means significant. In the model three where there is variable product or moderate, the result interaction beetween trus in spouse and islamic religiousity R-Square value of 0,574 with p=0,197; p<0,05 means not significant. The conclusion is that Islamic religiousity is unable to moderate the relationship beetween trust in spouse and marital satisfaction in individual who undergoing a commuter lifestyle

Kata Kunci : Kepuasan Perkawinan, Religiusitas Islam, Kepercayaan Pada Pasangan/ marital satisfaction, trust in spouse, Islamic religiosity

  1. S2-2018-388633-abstract.pdf  
  2. S2-2018-388633-bibliography.pdf  
  3. S2-2018-388633-tableofcontent.pdf  
  4. S2-2018-388633-title.pdf