PENGEMBANGAN APLIKASI ANDROLIFES SEBAGAI MULTIMEDIA PEMBELAJARAN INTERAKTIF BANTUAN HIDUP DASAR
BEKTI SUKOCO, dr.Widyandana,MHPE.,Ph.D.,Sp.M dan dr. Lutfan Lazuardi,M.Kes.,Ph.D
2018 | Tesis | MAGISTER ILMU PENDIDIKAN KEDOKTERAN DAN KESEHATANLatar belakang: Salah satu capaian pembelajaran mahasiswa dalam mata kuliah kegawatdaruratan adalah dapat melakukan prosedur bantuan hidup dasar. Dengan semakin berkembangnya teknologi mobil, maka mobile learning/m-learning/pembelajaran mobil merupakan potensi dalam pembelajaran bantuan hidup dasar. Tujuan: Mengembangkan aplikasi androlifes sebagai multimedia pembelajaran bantuan hidup dasar, mengetahui kualitas aplikasi androlifes berdasarkan aspek kebergunaan (usability), dan mengetahui peningkatan pengetahuan mahasiswa tentang bantuan hidup dasar (BHD) setelah menggunakan aplikasi androlifes Metode: Penelitian ini merupakan riset pengembangan aplikasi androlife sebagai sarana pembelajaran BHD mahasiswa S1 keperawatan tahun kedua STIKES Surya Global dengan jumlah sampel 49 mahasiswa melalui sampling acak sederhana. Pengetahuan mahasiswa terkait dampak dari penggunaan aplikasi androlifes menggunakan pendekatan pre-experimental pretes-posttest onegroup design. Hasil dan pembahasan: Rerata skor System Usability Scale (SUS) secara keseluruhan adalah 76,83, sehingga dapat diterima (acceptable), skala mutunya (grade scale) adalah C, dan peringkat sifatnya (adjective rating) adalah baik (good). Pengetahuan BHD meningkat setelah menggunakan aplikasi androlifes, karena manfaat telepon pintar adalah untuk belajar dan dapat menguatkan pengetahuan. Telepon pintar juga terbukti dapat meningkatkan pengetahuan, sehingga banyak digunakan oleh mahasiswa untuk belajar karena mengandung konten yang lengkap seperti teks, gambar, dan audio-video. Kesimpulan: Aplikasi androlifes dapat digunakan dan dapat meningkatkan pengetahuan BHD. Saran: Penelitian selanjutnya diharapkan dapat menambahkan fitur-fitur pada aplikasi androlifes dan perlu adanya variabel kontrol.
Background: One of the achievements of student learning in emergency courses is to perform basic life support procedures. With the development of mobile technology, mobile learning/m-learning is a potential in basic life support teaching. Objectives: General objective is to evaluate androlifes application, while the spesific objective are to know the system usability scale (SUS) of androlifes application and knowledge improvement about basic life support (BLS) after use of androlifes application. Method: This is research development of androlife application as a learning tool of BLS for 49 second year undergraduate nursing student Surya Global Health Colege through simple random sampling. Students' knowledge of the impact of using androlifes applications using pre-experimental pretest-posttest onegroup design approaches. Result and Discussion: The average score of System Usability Scale (SUS) as a whole is 76.83, its means are acceptable, the scale is C, and the adjective rating is good. BLS knowledge increases after using androlifes applications, because the benefits of smartphone are for learning and can strengthen knowledge. Smartphone are also proven to increase knowledge, so widely used by students to learn because it contains complete content such as text, images, and audio-video. Conclusion: Androlifes application can be used and can improve of BLS knowledge. Recommendations: Further research is expected to add features on the androlifes application and the need for control variables. To see student learning repetion and knowledge retention, a long-term study of the use of andorlifes applications is necessary.
Kata Kunci : androlifes, mobile learning, bantuan hidup dasar, mahasiswa keperawatan, kegawatdaruratan/androlifes, mobile learning, basic life support, nursing student, emergency.