PERUBAHAN PERMUKIMAN NELAYAN LETTE DI KECAMATAN MARISO PASCA REKLAMASI PANTAI MAKASSAR
AIDI DARMANSYAH, Prof. Ir. Sudaryono, M.Eng., Ph.D.; Deva Fosterharoldas Swasto, S.T., M.Sc., Ph.D.
2018 | Tesis | MAGISTER PERENCANAAN WILAYAH DAN KOTALette merupakan salah satu kelurahan di kecamatan mariso kota makassar yang mempunyai wilayah di pinggiran kota dan masyarakat nya bermata pencaharian sebagai nelayan.untuk memenuhi kebutuhan akan ruang kota, nelayan Lette tidak mempunyai pilihan selain harus di relokasi dari tempat asal mereka ke rumah susun.jika melihat tempat relokasi baru masyarakat lette. Ini sangatlah berbeda dengan kondisi tempat tinggal asal mereka,yang dulunya menyebar secara horisontal,sekarang menjadi vertical. Penelitian ini menggunakan metode induktif-kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Menurut Gormon dan Clayton dalam Santana (2007), Penulis kualitatif melaporkan meaning of events dari apa yang diamati penulis. Laporannya berisi amatan berbagai kejadian dan interaksi yang diamati langsung penulis dari tempat kejadian. Penulis terlibat secara partisipatif di dalam observasinya. Ia berada dan hadir dalam di dalam kejadian tersebut. Faktor yang mendorong perubahan spasial,kultur,sosial dan ekonomi Nelayan Lette,didorong oleh beberapa hal, yang pertama adalah perubahan ruang pesisir, akses keluar masuk perahu dan fasilitas dermaga yang di bangun kurang memadai dan hilangnya wilayah tangkap ikan serta rusaknya lingkungan sekitar area penangkapan ikan karena reklamasi, menyebabkan nelayan-nelayan tidak lagi leluasa melakukan aktifitasnya,wilayah tangkapan semakin jauh,sehingga modal yang dibutuhkan untuk melaut menjadi lebih tinggi dan merubah waktu-waktu melaut mereka. Kedua adalah perubahan ruang permukiman,merubah aktivitas domestik dan pemanfaatan ruang spasial,serta kultur yang ada di permukiman lama,kesulitan ekonomi akibat menurunnya jumlah penghasilan dari aktifitas sebagai nelayan menyebabkan nelayan harus berupaya mencari sumber pendapatan lain. Ketiga adalah kawasan pusat bisnis,wisata dan hiburan,membuka ruang-ruang ekonomi baru,memanfaatkan peluang ekonomi yang tercipta dikawasan reklamasi, serta membuka peluang kegiatan-kegiatan informal yang mendukung adanya perubahan pekerjaan lainnya.
Lette is one of the sub-districts in mariso sub-district of Makassar which has a suburban area and its people livelihood as fishermen, Lette fishermen have to be relocated from their place of origin to the Flats for urban space. The new relocation site of the lette community si very different from the conditions of their original residence, which had once spread horizontally, now become vertical This research uses inductive-qualitative method with phenomenology approach. According to Gormon and Clayton in Santana (2007), qualitative authors reported the meaning of events from what the authors observed. The report contains observations of events and interactions that the author has observed directly from the scene. The author participates in participatory observation. He is in there and present in the event. Factors that encourage spatial, cultural, social and economic changes Lette fishermen are driven by several things, the first is the change in coastal space, incoming access to boats and inadequately built dock facilities and loss of fishing grounds and environmental damage around the fishing grounds because of the reclamation, causing the fishermen no longer freely perform their activities, the catchment area farther away, so that make the money needed to go to sea is increasing and change the time of their fishing. Second is the change of settlement space, changing the domestic activity and spatial space utilization, and the existing culture in the old settlement, economic hardship due to decreasing the amount of income from the activity as fisherman that make fisherman to find other option for other source income. Third is the center of business, tourism and entertainment, opening the new economic spaces, take advantage of the economic opportunities created in the reclamation area, as well as open opportunities for informal activities that support the change of other jobs.
Kata Kunci : Fenomenologi, Lette, Nelayan, Permukiman.