Estimasi Dinamika dan Pemetaan Populasi Sapi Peranakan Ongole (PO) di Kecamatan Tanjung Sari, Kabupaten Lampung Selatan, Provinsi Lampung
HAYUNING GATRIYANTI, Prof. Dr. Ir. Sumadi, MS., IPU. ; Prof. Dr. Ir. Endang Baliarti, SU.
2018 | Skripsi | S1 ILMU DAN INDUSTRI PETERNAKANPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui dinamika dan pemetaan populasi Sapi Peranakan Ongole (PO) di Kecamatan Tanjung Sari, Kabupaten Lampung Selatan, Provinsi Lampung. Penelitian dilakukan pada bulan Februari sampai dengan Maret 2018, berlokasi di Kecamatan Tanjung Sari yang terdiri dari tiga desa (Purwodadi Dalam, Wawasan, dan Mulyosari) dengan 249 responden dan 943 ekor Sapi PO. Metode yang digunakan adalah metode sensus ternak untuk mengumpulkan data primer. Data primer diperoleh dari wawancara kepada peternak Sapi PO. Data sekunder diperoleh dari UPT Pembibitan dan Kesehatan Hewan Kecamatan Tanjung Sari yaitu data populasi Sapi PO selama lima tahun terakhir. Populasi Sapi PO di Kecamatan Tanjung Sari tahun 2013 sampai dengan tahun 2017 mengalami penurunan rata-rata sebanyak 326 ekor atau 8,89%. Estimasi populasi Sapi PO di Kecamatan Tanjung Sari dengan metode kenaikan rata-rata pada tahun 2018 sampai dengan tahun 2022 berturut-turut adalah 2299 ekor, 2094 ekor, 1907 ekor, 1737 ekor, dan 1582 ekor. Estimasi dengan metode Analisis time series populasi Sapi PO di Kecamatan Tanjung Sari pada tahun 2018 sampai dengan tahun 2022 secara berturut-turut adalah 2412 ekor, 2086 ekor, 1761 ekor, 1435 ekor, dan 1110 ekor. Struktur populasi Sapi PO di Kecamatan Tanjung Sari terdiri atas dewasa 53,87% (jantan 3,71% dan betina 50,16%), muda 20,36% (jantan 1,91% dan betina 18,45%), dan pedet 25,77% (jantan 6,47% dan betina19,30%). Disimpulkan bahwa estimasi populasi Sapi PO lima tahun kedepan di Kecamatan Tanjung Sari mengalami penurunan. Distribusi Sapi PO dalam bentuk peta yang berisi struktur populasi Sapi PO di Kecamatan Tanjung Sari didominasi oleh Sapi PO betina.
The aim of this study was to analyze the population dynamics and mapping of Ongole Grade Cattle, reared in Tanjung Sari Sub-district, South Lampung Regency of Lampung Province. The study was done from February 2018 to March 2018, located in Tanjung Sari Sub-district consisting of 3 villages (Purwodadi Dalam, Wawasan, and Mulyosari) with 249 respondents and 943 heads of Ongole Grade Cattle. A census was used to obtain the primary data. Primary data were collected by interviewing the livestock farmers who reared Ongole Grade Cattle. Meanwhile, secondary data of Ongole Grade Cattle population during last five year were obtained from Animal Breeding and Health UPT of Tanjung Sari Sub-district. The results showed that during 2013 to 2017, cattle population in the Sub-district of Tanjung Sari had decreased by 326 heads or 8,89%. Estimation of PO cattle population in Tanjung Sari during 2018 to 2022 using an average increase method were obtained to be 2299 heads, 2094 heads, 1907 heads, 1737 heads, and 1582 heads, respectively. In addition, estimation of Ongole Grade Cattle population in Tanjung Sari during 2018 to 2022 using time series analysis were found to be����¯�¿�½���¯���¿���½������¯������¿������½����¯�¿�½���¯���¿���½����¯�¿�½������ 2412 heads, 2086 heads, 1761 heads, 1435 heads, and 1110 heads. Population structure of Ongole Grade Cattle in Tanjung Sari contained 53,87% of adult cattle (3,71% female and 50,16% male), 20,36% young cattle (1,91% male and 18,45% female), and 25,77% of calves (6,47% male and 19,30% female). It is concluded that the estimation of Ongole Grade Cattle population in the next five years in Tanjung Sari Sub-district has decreased. Mapping of cattle population in the Sub-district of Tanjung Sari showed that female Ongole Grade Cattle dominated in the population.
Kata Kunci : Dinamika Populasi, Pemetaan, Sapi PO, Kecamatan Tanjung Sari, Analisis Time Series