Laporkan Masalah

Hubungan Antara Bionomik Dan Kejadian Malaria Dalam Rangka Outbreak Investigation Secara Spasial Di Wilayah Kerja Puskesmas Gebang Kecamatan Gebang Kabupaten Purworejo Provinsi Jawa Tengah

CATHRIN WEA DJOGO G, dr. Tri Baskoro Tunggul Satoto, M.Sc., Ph.D ; Anis Fuad, DEA

2018 | Tesis | MAGISTER ILMU KEDOKTERAN TROPIS

Latar belakang : Kabupaten Purworejo merupakan 10 diantara kabupaten yang dinyatakan sebagai daerah endemis malaria, masih ditemukan kasus indegenous yang cukup tinggi bahkan peningkatan kasus atau Kejadian Luar Biasa (KLB). Mengetahui bionomik pola penyebaran kasus sangatlah diperlukan untuk mengetahui model transmisi yang muncul yang bertujuan mengidentifikasi malaria dalam pencapaian eliminasi malaria yaitu dengan program pencegahan. Kebutuhan menganalisis dengan cepat melihat distribusi angka kejadian penyakit dan kewaspadaan dini kejadian penyakit di suatu daerah dapat segera dilihat dengan pemanfaatan GIS (Geographic Information System) dalam bidang kesehatan. GIS digunakan untuk menganalisis secara cepat dengan melihat distribusi angka kejadian penyakit dan kewaspadaan dini yang dibutuhkan surveilan di suatu daerah untuk pemenuhan pengambilan keputusan. Tujuan : Mengevaluasi gambaran bionomik nyamuk Anopheles sp terhadap penyebaran kasus malaria di wilayah Puskesmas Gebang Kecamatan Gebang Kabupaten Purworejo Provinsi Jawa Tengah. Metode : Penelitian ini bersifat deskriptif analitik dengan rancangan penelitian cross sectional study. Penelitian telah dilakukan pada bulan Maret � Mei 2018 yaitu penangkapan nyamuk di Desa Tlogosono dan pendataan kasus malaria pada 7 Desa di Kecamatan Gebang Kabupaten Purworejo-Jawa Tengah. Hasil : Nyamuk Anopheles Sp yang tertangkap pada malam hari di Desa Tlogosono ada 3 (tiga) spesies yaitu An. balabacensis, An. vagus, dan An. maculatus. Larva nyamuk Anopheles Sp yang ditemukan adalah An. balabacensis, An. vagus, An. maculatus, An. kochi, dan An. barbirostris. Spesies yang paling dominan adalah An. vagus dan An. balabacensis. Kesimpulan : An. balabacensis, An. vagus, dan An. maculatus bersifat Endofagik. Tingkat kerawanan kasus malaria paling tinggi pada jarak 0-100 m dengan jumlah 53 (71,62%) kasus di Kecamatan Gebang Kabupaten Purworejo-Jateng.

Background: Purworejo is a Regency among still declared a region of endemic malaria, still found cases of indigenous high enough even the increase of cases or Unusual (the Outbreak). Knowing bionomic dispersion pattern of the case is very necessary to know the transmission model that appears aimed at identifying malaria in the achievement of the Elimination of malaria with prevention programs. The need to analyze quickly by looking at the distribution of numbers of Genesis of disease and disease incidence of early vigilance in an area can be immediately seen by the utilization of GIS in the field of health. Objective: Evaluate the image of bionomic mosquito Anopheles sp against the spread of the malaria cases in the region of clinics Gebang sub-district of Gebang Purworejo Regency, Central Java province. Method: The research is descriptive analytic with a cross-sectional research study. Research has been conducted in March-may 2018 i.e. arrest mosquito in the villages of Tlogosono and logging a case of malaria in 7 villages in the sub-district of Gebang Purworejo, Central Java. Result: The mosquito Anopheles Sp caught at night in the village of Tlogosono there are 3 (three) species, An. balabacensis, An vagus, and An. maculatus. The larvae of the mosquito Anopheles Sp found was An. balabacensis, An. vagus, An. maculatus, An. kochi, and An. barbirostris. The dominant specias are An vagus and An. balabacensis. Conclusion: An. balabacensis, vagus. , and an. maculatus are Endofagik. Most malaria cases insecurity levels high at a distance of 0-100 m with a total of 53 (71.62%) cases in the sub-district of Gebang Purworejo Regency-Central Java.

Kata Kunci : Malaria, Anopheles, Bionomic, Outbreak Investigation.

  1. S2-2018-403143-abstract.pdf  
  2. S2-2018-403143-bibliography.pdf  
  3. S2-2018-403143-tableofcontent.pdf  
  4. S2-2018-403143-title.pdf