Laporkan Masalah

HUBUNGAN OBESITAS DENGAN KADAR INTERLEUKIN-6 PADA POPULASI JAWA

IRFAN SHALAHUDDIN, Dr. Pramudji Hastuti, Apt, MS; Dra. Tasmini, M.Kes; dr. Ahmad Hamim Sadewa, PhD.

2018 | Skripsi | S1 KEDOKTERAN

Latar Belakang : Obesitas merupakan masalah kesehatan di dunia yang terus berkembang terutama di Indonesia. Obesitas sering dikaitkan dengan penyakit-penyakit tidak menular seperti diabetes melitus, penyakit kardiovaskular, dan kanker. Dalam keadaan obesitas terjadi proses inflamasi rendah dalam jaringan lemak. Sel-sel lemak dalam keadaan inflamasi akan menghasilkan sitokin inflamasi seperti interleukin6 (IL-6) secara terus menerus. Peningkatan kadar IL-6 dalam jangka waktu lama dapat menyebabkan berbagai macam penyakit. Tujuan Penelitian : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan kadar IL-6 pada kelompok obes dengan orang sehat, dan hubungan obesitas dengan kadar IL-6 pada populasi Jawa. Metode Penelitian : Penelitian ini merupakan penelitian potong lintang yang bertujuan melihat hubungan obesitas dengan kadar IL-6 pada populasi Jawa. Pengukuran kadar IL-6 pada plasma menggunakan enzyme-linked immune sorbent assay (ELISA) dengan metode sandwich. Kriteria inklusi yaitu orang dewasa sehat etnis Jawa dengan umur 18-35 tahun dengan IMT>25kg/m2 untuk mewakili kelompok obesitas dan IMT 18-23 untuk kelompok kontrol dengan kriteria eksklusi mengkonsumsi obatobatan kortikosteroid dan mengkonsumsi obat anti diabetes. Hasil Penelitian : Kadar IL-6 plasma pada kelompok obes (n=55) dibandingkan dengan kelompok kontrol (n=55) memiliki perbedaan yang bermakna (p=0.010) dengan nilai rata rata 7,33 (4,05-10,61) untuk kelompok obes dan 4,73 (1,15-8,31) untuk kelompok kontrol. Interleukin-6 memiliki hubungan yang signifikan (p=0,003) dengan kriteria hubungan rendah (r=0,279 dan r2=0,069). Kesimpulan : Hasil penelitian ini menunjukkan terdapat perbedaan bermakna antara kadar IL-6 pada kelompok obes dan kontrol serta obesitas berhubungan sangat lemah dengan kadar IL-6 pada populasi Jawa.

Background : Obesity is a health issues in the world that is still increasing, particularly in Indonesia. Obesity is often associated with non-communicable diseases, such as diabetus mellitus, cardiovascular diseases, and cancer. In obesity, low-grade inflammation is occurring in adipose tissue. Adipose cells in inflammation will produce inflammatory cytokines such as interleukin-6 (IL-6) continously. Elevated IL-6 level in a long time can procede many diseases. Objectives : This study aimed to investigate the difference of IL-6 level between obese and healthy group, and correlation between obesity and IL-6 level among Javanese population. Research Methods : This study is a cross-sectional study to investigate correlation between obesity and IL-6 level among Javanese population. Interleukin-6 level measurement was done by using enzyme-linked immunosorbent assay (ELISA). The inclusion criteria is healthy adult aged 18-35 years with BMI of >25kg/m2 representing obese group and BMI of 18-23 kg/m2 representing control group while the exclusion criteria were people consuming corticosteroid and antidiabetic drugs. Results: IL-6 level among obese group (n=55) compared with non-obese group (n=55) showed significant difference with mean value 7.33 (4.05-10.61) for obese group and 4.73 (1.15-8.31) for non-obese group. Interleukin-6 had significant correlation (p=0.003) with low correlation (r=0.279 and r2=0.069).

Kata Kunci : Obesitas, Interleukin-6, Indeks Massa Tubuh, Inflamasi, Populasi Jawa

  1. S1-2018-365530-abstract.pdf  
  2. S1-2018-365530-bibliography.pdf  
  3. S1-2018-365530-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2018-365530-title.pdf