ANALISIS PRAKTIK KEPEMIMPINAN BERKELANJUTAN PARA MANAJER PT PLN (PERSERO) AREA DEMAK
BAGUS PRASOJO, T. Hani Handoko, Dr., M.B.A.,
2018 | Tesis | Magister ManajemenPemerintah Indonesia memiliki komitmen yang kuat dalam membangun infrastruktur. PT PLN (Persero) sebagai pelaksana Public Service Obligation (PSO), diberikan tugas mengelola mega proyek pembangkitan listrik 35.0000 MW. Tantangan tidak hanya pada target pembangunan pembangkit listrik namun mengelola 35.000 MW yang harus dibeli dari pembangkit listrik swasta. Hal ini merupakan tantangan yang berisiko terhadap kondisi keuangan PLN. Berdasarkan informasi rahasia yang tersebar luas, Sri Mulyani sebagai Menteri Keuangan Republik Indonesia, memaparkan pandangannya mengenai risiko kondisi keuangan PLN. Dikarenakan, PT PLN berfungsi sebagai pelaksana Public Service Obligation (PSO) sehingga risiko ini wajib dihadapi, diolah dan dikelola dengan baik agar tidak menjadi ancaman bagi eksistensi PLN di masa mendatang, melainkan kesempatan PLN untuk melayani dengan kapasitas listrik lebih besar. Praktik kepemimpinan berkelanjutan yang didasari pada konsep keberlanjutan usaha, diperlukan untuk merespons risiko yang dihadapi perusahaan serta menjaga eksistensi perusahaan, dengan memaksimalkan potensi yang ada. Konsep kepemimpinan berkelanjutan ini telah diyakini oleh beberapa penelitian sebelumnya seperti Avery dan Bergsteiner (2011) dan Galpin dan Whittington (2012). Penelitian ini bertujuan untuk mengukur dan menganalisis penerapan praktik kepemimpinan berkelanjutan para manajer di seluruh unit PT PLN Area Demak. Penerapan praktik kepemimpinan berkelanjutan akan dianalisa dari dua pihak yaitu manajer yang melaksanakan praktik kepemimpinan berkelanjutan dan pegawai yang mengalami praktik kepemimpinan berkelanjutan manajer. Peneliti mengadopsi penelitian Kalkavan (2015) dalam menganalisis praktik kepemimpinan berkelanjutan. Statistik deskriptif dan uji signifikansi Mann-Whitney U-Test digunakan dalam menggambarkan kepemimpinan berkelanjutan di seluruh unit PLN Area Demak. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa mayoritas penerapan praktik kepemimpinan berkelanjutan seluruh unit PLN Area Demak berada pada tingkat netral. Namun penilaian praktik kepemimpinan berkelanjutan manajer yang dilakukan oleh manajer Area Demak, berada pada tingkat diatas netral yaitu setuju. Pandangan praktik atas penilaian subjektif tersebut merupakan awal yang baik bagi PLN Area Demak untuk memulai penerapan kepemimpinan berkelanjutan kepada manajer lainnya, calon manajer, pegawai dan organisasi.
The Government of The Republic of Indonesia has a strong commitment to infrastructure development. PT PLN (Persero) as the implementer of Public Service Obligation (PSO), given the task of managing mega electricity project 35.0000 MW. The challenge is not only on the power plant development target but managing 35,000 MW to be purchased from private power plants. This is a risky challenge to PLN's financial condition. Based on leaked information, Sri Mulyani as Minister of Finance of the Republic of Indonesia, presented his views on the risks of PLN's financial condition. Due to the fact that PT PLN is functioning as Public Service Obligation (PSO) implementer, this risk must be faced, processed and managed well in order not to be a threat to PLN existence in the future, but PLN's opportunity to serve with bigger electricity capacity. Sustainable leadership practices that are based on the concept of sustainability, are needed to respond to the risks facing the company and to maintain the existence of the company, by maximizing its potential. This concept of sustainable leadership has been believed by some previous research such as Avery and Bergsteiner (2011) and Galpin and Whittington (2012). This study aims to measure and analyze the application of sustainable leadership practices of managers in all units of PT PLN Area Demak. The implementation of sustainable leadership practices will be analyzed from two parties: managers who practice sustainable leadership practices and employees who experience sustainable manager practice practices. Researchers adopted Kalkavan (2015) study in analyzing sustainable leadership practices. Descriptive statistics and Mann-Whitney U-Test significance tests are used to describe sustainable leadership. The results of this study indicate that the majority of the implementation of sustainable leadership practices of all units of PLN Area Demak at neutral level. However, the assessment of the manager's ongoing leadership practice undertaken by the manager of Area Demak , above the neutral level. The practical view of these subjective assessments is a good start for PLN Area Demak to begin implementing sustainable leadership to other managers, potential managers, employees and organizations.
Kata Kunci : Keberlanjutan Usaha PLN, Praktik Kepemimpinan Berkelanjutan, Sustainability, Triple Bottom Line