Laporkan Masalah

PENGUKURAN RISIKO OPERASIONAL DENGAN LOSS DISTRIBUTION APPROACH (LDA) (STUDI PADA BANK A)

Asro Yuliani S, Bowo Setiyono, S.E., M.Com., Ph.D.

2018 | Tesis | MAGISTER MANAJEMEN (KAMPUS JAKARTA)

PT Bank A merupakan Bank BUKU 3 yang sedang mempersiapkan diri untuk melakukan kajian dan simulasi pengukuran kekuatan dan kebutuhan modal serta penetapan tingkat minimal Kewajiban Penyediaan Modal Minimum (KPMM). Salah satu faktor yang mempengaruhi KPMM adalah beban modal untuk risiko operasional. Saat ini regulatory capital untuk risiko operasional dihitung dengan metode Basic Indicator Approach (BIA). Akibat ketentuan KPMM yang dirilis Otoritas Jasa Keuangan (OJK) tersebut maka Capital Adequacy Ratio (CAR) akan mengecil. Akibatnya bagi Bank yang mempunyai CAR mendekati minimum dapat menghambat ekspansi kredit maupun aktivitas lainnya seperti pembukaan outlet baru. Untuk itu, penulis ingin menghitung besar beban modal untuk risiko operasional yang ditanggung PT Bank A dengan menggunakan pendekatan yang lebih advance yaitu Loss Distribution Approach (LDA). Model yang dikembangkan secara internal sesuai dengan karakteristik kegiatan usaha dan profil risiko individual bank (internal model) sehingga lebih sophisticated. Berdasarkan analisis dan pembahasan, penelitian ini memberikan simpulan bahwa perhitungan Value at Risk (VaR) untuk risiko operasional dengan LDA untuk 99 persentil signifikan dan menaikkan CAR. Kenaikan CAR ini akan memberikan impact positif berupa capital saving sehingga PT Bank A diharapkan dapat meningkatkan ekspansi usaha yang pada akhirnya mampu meningkatkan performance dan keuntungan daya saing (competitive advantages).

PT Bank "A" is a BUKU 3 Bank which is preparing itself to conduct a study and simulation of the measurement of capital strength and needs as well as determining the minimum level of Minimum Capital Requirement (KPMM). One of the factors that influence KPMM is the capital burden for operational risk. Regulatory capital for operational risk is calculated using the Basic Indicator Approach (BIA) method. Due to the KPMM provisions released by the Financial Services Authority (OJK), the Capital Adequacy Ratio (CAR) will shrink. As a result, banks that have a CAR close to the minimum can inhibit credit expansion and other activities such as opening new outlets. For this reason, the author wants to calculate the capital burden for operational risk borne by PT Bank "A" by using a more advanced approach namely Loss Distribution Approach (LDA). The model developed internally in accordance with the characteristics of business activities and the individual risk profile of bank (internal models) so that it is more sophisticated. Based on the analysis and discussion, this study concludes that the calculation of Value at Risk (VaR) for operational risk with 99 percentiles LDA is significant and increases CAR. The increase in CAR will provide a positive impact in the form of capital saving so that PT Bank "A" is expected to increase business expansion which will ultimately improve performance and competitive advantages.

Kata Kunci : Loss Distribution Approach, Risiko Operasional, Value at Risk

  1. S2-2018-376102-abstract.pdf  
  2. S2-2018-376102-bibliography.pdf  
  3. S2-2018-376102-tableofcontent.pdf  
  4. S2-2018-376102-title.pdf