Laporkan Masalah

EFEKTIVITAS PELATIHAN KERJA UPT BALAI LATIHAN KERJA KABUPATEN KULON PROGO

TEGUH NUGROHO, Dr. AG. Subarsono, M.Si., M.A

2018 | Tesis | MAGISTER ILMU ADMINISTRASI PUBLIK

Latar belakang penelitian ini adalah banyak pencari kerja di Kabupaten Kulon Progo yang belum terserap dalam pasar kerja, padahal kesempatan untuk bekerja dan berusaha mandiri cukup banyak. Hal ini dikarenakan pencari kerja pada umumnya belum mempunyai ketrampilan khusus atau keahlian yang disyaratkan dalam lowongan pekerjaan atau belum mempunyai dasar ketrampilan yang digunakan untuk modal berusaha mandiri. Keberadaan Unit Pelayanan Teknis Balai Latihan Kerja Kabupaten Kulon Progo diharapkan dapat memberikan pengetahuan dan ketrampilan kerja yang dapat digunakan para pencari kerja untuk bersaing mencari kerja atau berusaha mandiri. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis efektivitas pelatihan kerja serta untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi efektivitas pelatihan kerja di Unit Pelayanan Teknis Balai latihan Kerja Kabupaten Kulon Progo. Metode penelitian yang digunakan adalah metode campuran dengan menggunakan data kuantitatif dan data kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan dengan wawancara mendalam, observasi/ pengamatan dan dokumentasi. Informan ditetapkan dengan teknik purposive sampling. Untuk menjamin validitas data dilakukan cara triangulasi data dengan harapan dapat meminimalisir kesalahan yang mungkin terjadi. Teknik analisisi data ini adalah dengan reduksi data, sajian data, serta penarikan kesimpulan dan verivikasinya. Hasil penelitian menunjukan bahwa pelaksanaan pelatihan kerja di Unit Pelayanan Teknis Balai Latihan Kerja Kabupaten Kulon Progo telah berjalan dengan efektif, alat ukur efektivitas yang digunakan adalah model indikator yang dikembangkan oleh Kirkpatrick, yaitu meliputi: 1) reaksi, 2) pembelajaran 3) perilaku 4) hasil, dan hasil yang diperoleh dalam penelitian ini adalah dengan hasil baik. Sedangkan faktor-faktor yang mempengaruhi adalah sumberdaya manusia, metode pelatihan, sarana dan prasarana. Saran dalam penelitian ini sebagai berikut : (1) Menyesuaikan kurikulum pelatihan agar sesuai dengan pasar kerja. (2) Peningkatan kompetensi para instruktur agar sesuai dengan perkembangan teknologi dan pasar kerja. (3) Meningkatkan kualitas sarana dan prasarana pelatihan untuk meningkatkan kenyamanan peserta pelatihan kerja.

The research background is that there many a lot of job seekers in Kulon Progo Regency that have not been absorbed in the labor market, despite the job vacancies and self employment quite a lot. They because job seekers generally do not have specific skills or skills required in job vacancies or have no basic skills used to have self-employment. The existence UPTBalai Latihan Kerja at Kulon Progo Regency is expected to provide knowledge and work skills to be used by job seekers to compete for work or self-employment. The objective of this research is to analyze the effectiveness of job training as well as to analyze the factors that affect the effectiveness of job training in UPT Balai Latihan Kerja of Kulon Progo Regency. The research method used is mixed method, that using kuantitative and kualitative data. The techniques used in data collection with depth interviews, observation and documentation. The informants are estabilished by purposive sampling techniques. To ensure the validity of the data is triangulation data in the hope to minimize errors that may occur. This data analysis technique by data reduction, data presentation, and the conclusion and verification. The reseach results show that the implementation of job training at UPT Balai Latihan Kerja of Kulon Progo Regency has been run effectively, the effectiveness measurement tool use indicator model developed by Kirkpatrick, which includes: 1) reaction, 2) learning 3) behavior 4) results, and results obtained in this study is with good results. While the factors that influence are human resources, training methods, facilities and infrastructure. Some suggestions in this study are as follows: (1) to adjust training curriculum for the job market (2) increase instructor competency (3) improving the quality of training facilities and infrastructure to improve the worker training.

Kata Kunci : Efektivitas Pelatihan, Pelatihan Kerja

  1. S2-2018-404043-abstract.pdf  
  2. S2-2018-404043-bibliography.pdf  
  3. S2-2018-404043-tableofcontent.pdf  
  4. S2-2018-404043-title.pdf