Laporkan Masalah

PERAN PERS DALAM PERLINDUNGAN ANAK SAKSI DAN KORBAN TINDAK PIDANA

ADLIA NUR ZHAFARINA, Sri Wiyanti Eddyono, S.H., LL.M. (HR), PhD.

2018 | Tesis | MAGISTER ILMU HUKUM

Dalam memberitakan suatu peristiwa pidana, di satu sisi pers dapat mengungkap terjadinya suatu tindak pidana, sebaliknya di sisi lain pers dapat pula membahayakan dan merugikan posisi seorang anak saksi dan korban tindak pidana itu sendiri, terutama apabila identitasnya terungkap di media massa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaturan dan pelaksanaan peran pers dalam perlindungan anak saksi dan korban tindak pidana serta mengkaji pengaturan terkait peran pers tersebut di masa yang akan datang (ius constituendum). Penelitian ini merupakan penelitian hukum normatif-empiris karena menggabungkan dua jenis data penelitian, yaitu data sekunder dan data primer. Data sekunder berupa bahan hukum primer dan sekunder, sedangkan data primer berupa hasil wawancara dengan beberapa responden dan narasumber. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu secara deskriptif-analitis dan preskriptif dengan metode induktif untuk menarik kesimpulan. Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa pengaturan terkait peran pers dalam perlindungan anak saksi dan korban tindak pidana terdapat di beberapa undang-undang maupun peraturan operasional lembaga, yang meliputi kewajiban merahasiakan identitas hingga kewajiban untuk mempertimbangkan keamanan dan masa depan anak, namun pelaksanaan peran pers tersebut masih lemah. Hal ini terlihat dari adanya beberapa pengaduan yang ditujukan kepada Dewan Pers terkait kasus pemberitaan anak korban yang tidak berperspektif pada perlindungan anak korban tindak pidana. Penelitian ini kemudian menghasilkan beberapa rekomendasi terkait pengaturan peran pers dalam perlindungan anak saksi dan korban tindak pidana di masa yang akan datang, yaitu dengan membentuk pedoman peliputan isu anak saksi dan korban tindak pidana; merevisi beberapa pasal dalam Undang-Undang SPPA agar dapat diterapkan dengan baik ke depannya; dan membentuk konsep dasar pentingnya keterlibatan aparat penegak hukum dalam suatu sistem peradilan pidana, terutama terkait isu peran pers dalam perlindungan anak saksi dan korban tindak pidana.

Publishing a news related to criminal event, on one side, the press can reveal the criminal act, but on the other side, the press can also threaten the position of child witnesses and victims of its criminal act, especially if their identity are revealed in mass media. This research aims to determine the regulation and implementation of the roles of the press in protection of child witnesses and victims of criminal act, as well as review the regulation related to it in future time. This research is a normative-empirical legal research because it combines two types of research data: secondary data and primary data. Secondary data are in the form of primary and secondary legal materials, meanwhile primary data are in the form of interview results with some respondents and academician. Data analysis used in this research are: descriptive-analytical analysis and prescriptive analysis, with inductive method to draw conclusions. The results of this research conclude that the regulation of the roles of the press in protection of child witnesses and victims is available in several laws and operational rules in some institutions, including obligation to conceal identity until to consider security and future of the child, but the implementation of that roles of the press is still lame. It is shown from several complaints addressed to the Press Council relating to the news of child victims in mass media that has no perspective in protection of child victims of criminal act. This research then founds some recommendations regarding to regulation of the roles of press in protection of child witnesses and victims of criminal act in future time by creating guidelines in coverage issues of child witnesses and victims of criminal act; revising some articles in Law of Criminal Justice System for Children so that it can be well applied in the future; and forming a basic concept related to the importance of involvement of law enforcement officials in a criminal justice system, particularly on issue of the roles of press in protection of child witnesses and victims of criminal act.

Kata Kunci : Peran Pers, Perlindungan, Anak Saksi, Anak Korban

  1. S2-2018-402790-abstract.pdf  
  2. S2-2018-402790-bibliography.pdf  
  3. S2-2018-402790-tableofcontent.pdf  
  4. S2-2018-402790-title.pdf