Laporkan Masalah

Evaluasi Pengendalian Internal Program Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (Studi Kasus pada Pemerintah Daerah Kabupaten Barito Kuala)

ARUNG YAFIEKHANO, Sugiarto, Drs., M.Acc., M.B.A., CMA., Ak., CA.

2018 | Tesis | MAGISTER AKUNTANSI

Penelitian ini dilatar belakangi masih banyaknya kekurangan-kekurangan yang perlu dibenahi untuk meningkatkan kualitas pelaksanaan Program Penyediaan air minum dan sanitasi berbasis Masyarakat (Pamsimas). Pemerintah Pusat telah menganggarkan dana yang sangat besar untuk mendukung kesuksesan Program Pamsimas maka wajib diadakan pengawasan dan melakukan evaluasi dalam pelaksanaan Program Pamsimas. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi keefektifitasan pengendalian internal yang diterapkan pada Program Pamsimas di Pemerintah Daerah Kabupaten Barito kuala berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 60 Tahun 2008 tentang Sistem Pengendalian Internal Pemerintah. Penelitian ini dilakukan dengan menyusun kriteria berdasarkan Internal Control Questionnaire (ICQ) yang berpedoman pada Peraturan Pemerintah Nomor 60 Tahun 2008 untuk mengevaluasi penerapan pengendalian internal pada kegiatan Program Pamsimas di Pemerintah Daerah Kabupaten Barito Kuala dan melakukan wawancara dengan pihak yang berkaitan langsung dengan kegiatan Program Pamsimas serta melakukan observasi di dalam pelaksanaan Program Pamsimas. Hasil penelitian menunjukkan unsur lingkungan pengendalian memiliki desain yang belum memadai namun fungsi unsur lingkungan pengendalian sudah berjalan dengan cukup efektif. Unsur penilaian risiko memiliki desain pengendalian yang belum memadai namun fungsi unsur penilaian risiko sudah berjalan dengan cukup efektif. Unsur aktivitas pengendalian memiliki desain pengendalian yang belum memadai namun fungsi unsur aktivitas pengendalian yang ada sudah berjalan dengan cukup efektif. Unsur informasi dan komunikasi memiliki desain sistem pengendalian yang sudah cukup memadai dan fungsi unsur informasi dan komunikasi yang ada sudah berjalan dengan cukup efektif. Unsur pemantauan memiliki desain sistem pengendalian yang belum memadai, namun fungsi unsur pemantauan yang ada sudah berjalan dengan cukup efektif.

The result showed that the control environment component has inadequate control design system. However, it functions quite effectively. The risk assessment component has had inadequate control design system. However, it functions quite effectively. The control activity component has had inadequate control design system. However, it functions quite effectively. the component of information and communication has adequate control system design and it functions quite effectively. The monitoring component has inadequate control system design. However, it has functioned quite effectively.

Kata Kunci : COSO, lingkungan pengendalian, penilaian risiko, aktivitas pengendalian, informasi dan komunikasi, pemantauan, Internal Control Questionnaire (ICQ), Peraturan Pemerintah Nomor 60 Tahun 2008.

  1. S2-2018-359435-abstract.pdf  
  2. S2-2018-359435-bibliography.pdf  
  3. S2-2018-359435-tableofcontent.pdf  
  4. S2-2018-359435-title.pdf