PENGARUH PENERAPAN KEBIJAKAN SISTEM TAX AMNESTY TERHADAP TINGKAT KEPATUHAN WAJIB PAJAK DI INDONESIA (STUDI EKSPERIMEN)
MARLIANA W, Ertambang Nahartyo, Ph. D., CA., CMA
2018 | Tesis | Magister Ekonomika PembangunanPemerintah Indonesia menerapkan kebijakan tax amnesty yang diharapkan dapat meningkatkan jumlah wajib pajak, subjek dan objek pajak sekaligus meningkatkan penerimaan negara dari dana-dana yang disimpan di luar negeri. Pada kenyataannya, pengalaman menunjukkan bahwa tax amnesty yang pernah dilakukan di Indonesia kurang efektif hasilnya karena ketidakjelasan tujuan dan aturannya, selain itu tidak didukung pula dengan sarana dan prasarana yang memadai. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi dan menganalisis pengaruh masing-masing faktor yang diteliti (tax amnesty satu kali, tax amnesty berulang kali, dan denda) terhadap kepatuhan wajib pajak; memahami dan menganalisis pengaruh interaksi antar faktor; serta pengaruh variabel kovariat informasi pajak terhadap kepatuhan wajib pajak. Data yang digunakan adalah data primer yang diperoleh dari laboratory experiment. Alat analisis yang digunakan adalah analisis deskriptif, uji-t, ANOVA (Analysis of Variance), dan ANCOVA (Analysis of Covariance). Hasil penelitian menunjukkan bahwa tax amnesty satu kali dan denda berpengaruh meningkatkan kepatuhan, tax amnesty lebih dari satu kali berpengaruh menurunkan kepatuhan, interaksi antara tax amnesty dan denda secara bersama-sama tidak berpengaruh terhadap kepatuhan; serta informasi pajak tidak berpengaruh terhadap kepatuhan wajib pajak.
The Government of Indonesia implements tax amnesty policies that are expected to increase the number of taxpayers, tax subject and tax objects while increasing state revenues from funds stored overseas. In fact, experience shows that tax amnesty ever conducted in Indonesia is less effective result because of unclear purpose and rules, besides not supported also with adequate facilities and infrastructure. The purpose of this study is to identify and analyze the influence of each factor studied (one-time tax amnesty, repeated tax amnesty, and penalty) on taxpayer compliance; understand and analyze the influence of interaction between factors; and the influence of covariate variable of tax information to taxpayer compliance. The data used are primary data obtained from laboratory experiment. Analytical tools used are descriptive analysis, t-test, ANOVA (Analysis of Variance), and ANCOVA (Analysis of Covariance). The results showed that one-time tax amnesty and penalty had an effect on improving compliance, tax amnesty more than once influencing decreasing compliance, interaction between tax amnesty and penalty together had no effect on compliance; as well as tax information does not affect taxpayer compliance.
Kata Kunci : Kata kunci: denda, informasi, laboratory experiment, tax amnesty. Keywords: laboratory experiment, penalty, tax amnesty, tax information.