Laporkan Masalah

Dampak Perkembangan Kawasan Wisata Museum Karst Indonesia Terhadap Kondisi Lingkungan di Dusun Mudal, Desa Gebangharjo, Kecamatan Pracimantoro, Kabupaten Wonogiri

DEDY KUNARDI, Dr. Sudrajat, MP.; Dr. Rika Harini, MP.

2018 | Tesis | MAGISTER ILMU LINGKUNGAN

Kawasan Karst di Wonogiri merupakan bagian dari Gunung Sewu UNESCO Global Geopark yang memiliki peran penting dalam mendukung kehidupan masyarakatnya. Kawasan Wisata Museum Karst Indonesia meliputi objek wisata museum dan bentang lahan karst. Tujuan penelitian ini yaitu mengidentifikasi perkembangan kawasan wisata Museum Karst Indonesia tahun 2009-2017, mengkaji keterlibatan masyarakat Dusun Mudal dalam kegiatan wisata Museum Karst Indonesia, dan menganalisis dampak perkembangan kawasan wisata Museum Karst Indonesia terhadap kondisi lingkungan (sosial, ekonomi, biologi, fisik) di Dusun Mudal, Gebangharjo, Pracimantoro, Wonogiri. Lokasi penelitian berada di Dusun Mudal, Desa Gebangharjo, Kecamatan Pracimantoro, Kabupaten Jawa Tengah. Perolehan data dilakukan dengan menggunakan metode survey. Populasi penelitian yaitu keluarga yang ada di Dusun Mudal dan diambil sampel sebanyak 62 keluarga. Sampel ditentukan dikelompokkan berdasarkan keterlibatan dalam kegiatan wisata. Kelompok yang terlibat langsung dan tidak langsung diambil secara menyeluruh, sedangkan yang tidak terlibat kegiatan wisata ditentukan secara random sampling. Analisis hasil dilakukan secara deskriptif kuantitatif menggunakan tabel frekuensi. Perkembangan kawasan wisata diidentifikasi menggunakan model perkembangan dari Butler's (1980). Dampak terhadap kondisi lingkungan dianalisis menggunakan persepsi masyarakat terhadap kondisi sosial ekonomi, biologi, dan lingkungan fisik. Hasil identifikasi menunjukkan bahwa Kawasan Wisata Museum Karst Indonesia berada pada tahap awal perkembangan, ditandai dengan adanya keterlibatan masyarakat dalam pendukung wisata yang masih kecil. Pada tahap perkembangan tersebut dampak sosial yang dirasakan masyarakat termasuk kategori kecil. Masyarakat Mudal mendapatkan manfaat secara ekonomi dengan terlibat dalam kegiatan wisata. Aspek biologi dan lingkungan fisik juga tidak terganggu. Secara umum keberadaan Kawasan Wisata Museum Karst Indonesia tidak mengganggu lingkungan dan bermanfaat terhadap masyarakat sekitarnya.

Karst area in Wonogiri is part of Mount Sewu UNESCO Global Geopark which has an important role in supporting the life of the community. Tourism Area of Indonesia Museum Karst includes museum attractions and karst landscapes. This research aims to identify the development tourism area Indonesia Karst Museum in 2009-2017, to examine the involvement of Mudal community in tourism activities of Indonesia Museum Karst, and to analyze the impact of Karst Indonesia Museum's tourism area development on environmental condition (social, economic, biological, physical) at Muda village, Gebangharjo, Pracimantoro, Wonogiri. The research was located in Mudal village, Gebangharjo, Pracimantoro, Central Java. Data was collected by survey method. The research population are family in Mudal village and samples are taken 62 families. Samples are determined to be grouped based on involvement in tourism activities. Groups that are directly and indirectly involved are taken as a whole, while those not involved in tourism activities are determined by random sampling. The result analized by descriptive quantitative using frequency table. The development of tourist areas was identified by the developmental model of Butler's (1980). Impact on environmental conditions was analized by public perception of socioeconomic, biological, and physical environment. The results show that Tourism Area Karst Museum of Indonesia is in the early stages of development, wich is characterized by the involvement of the community in the support of tourism is small. At that stage of development, the social impacts of the community are categorized as small. The community of Mudal get the benefit economically by engaging in tourism activities. Biological and physical environment aspects are also not disturbed. In general the existence of Tourism Area Indonesia Karst Museum does not interfere with the environment and beneficial to the surrounding community.

Kata Kunci : Dusun Mudal, dampak, kawasan wisata, Museum Karst Indonesia

  1. S2-2018-404988-abstract.pdf  
  2. S2-2018-404988-bibliography.pdf  
  3. S2-2018-404988-tableofcontent.pdf  
  4. S2-2018-404988-title.pdf