Laporkan Masalah

PENGARUH CAPITAL ADEQUACY RATIO (CAR), NET INTEREST MARGIN (NIM), LOAN TO DEPOSIT RATIO (LDR), NON PERFOMING LOAN (NPL) DAN RASIO BIAYA OPERASIONAL TERHADAP PENDAPATAN OPERASIONAL (BOPO) TERHADAP RETURN ON ASSET (ROA)

YOHANES WELLY FISTHIANTARA, Dr. Mamduh M. Hanafi, MBA

2012 | Tesis | S2 Manajemen

Perbankan adalah sebuah institusi keuangan yang berfungsi sebagai financial intermediary, yaitu sebagai media perantara antara pihak yang memiliki kelebihan dana dengan pihak yang memiliki kebutuhan akan dana. Kesehatan suatu bank memiliki arti yang penting bagi pemerintah, perekonomian negara, sektor usaha dan nasabah, sehingga dirasa perlu untuk melakukan pemeliharaan kesehatan bank. Pada umumnya tingkat kesehatan perbankan mengacu pada beberapa variabel yang diproksikan dalam berbagai rasio keuangan perbankan. Rasio rasio keuangan seperti Capital Adequacy Ratio (CAR), Net Interest Margin (NIM), Loan to Deposit Ratio (LDR), Non Performing Loan (NPL), Biaya Operasional terhadap Pendapatan Operasional (BOPO) membantu para stakeholder indutri perbankan untuk ikut mengevaluasi dan menilai tingkat kesehatan bank, sehingga bisa menggunakan opsi pilih dalam menentukan jasa perbankan yang akan digunakan selain itu sebuah perbankan yang sehat tentu saja akan dapat menghasilkan return yang dapat dilihat dari rasio keuangan Return On Asset (ROA). Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk melakukan analisa pengaruh CAR, NIM, LDR, NPL dan BOPO terhadap ROA Bank yang go publik di Bursa Efek Indonesia berdasarkan data yang diperoleh dari Directory Perbankan Indonesia tahun 2006-2008 dan ICMD 2009. Berdasarkan hasil analisis data dan pembahasan yang dilakukan maka penelitian ini menunjukkan bahwa rasio-rasio keuangan bank untuk kategori bank go publik (terutama NPL, CAR, LDR, dan BOPO) mampu memprediksi ROA pada bank bank go publik di Indonesia periode 2006–2008 sehingga manajemen bank go publik berturut-turut perlu memperhatikan besarnya NPL yang mempunyai pengaruh dominan terhadap ROA kemudian CAR, BOPO, dan LDR.

Banking is a financial institution that serves as a financial intermediary, namely as an intermediary medium between parties who have excess funds with parties who have the need for funds. Health of a bank has an important meaning for the government, the economy of the country, business sector and customers, so it is necessary to maintain the health of the bank. In general the level of banking health refers to several variables proxied in various banking financial ratios. Financial ratio ratios like Capital Adequacy Ratio (CAR), Net Interest Margin (NIM), Loan to Deposit Ratio (LDR), Non-Performing Loan (NPL), Operating Cost Rate to Operating Revenue (BOPO) help industry stakeholders to participate in evaluating and assess the level of health of the bank, so it can use the option select in determining banking services to be used in addition to a healthy banking course will be able to generate returns that can be seen from the ratio of financial Return On Assets (ROA). The purpose of this research is to analyze the effect of CAR, NIM, LDR, NPL and BOPO on ROA Bank which go public in Bursa Efek Indonesia based on data obtained from Indonesian Banking Directory 2006-2008 and ICMD 2009. Based on the results of data analysis and discussion conducted, this study shows that the financial ratios of banks for the category of banks go public (primarily NPL, CAR, LDR, and BOPO) are able to predict ROA in banks go public banks in Indonesia period 2006-2008 so that management banks go public in a row need to pay attention to the magnitude of NPLs that have a dominant influence on ROA and then CAR, BOPO, and LDR.

Kata Kunci : Capital Adequacy Ratio (CAR), Net Interest Margin (NIM), Loan to Deposit Ratio (LDR), Non Performing Loan (NPL), Operating Cost Rate to Operating Revenue (BOPO), Return On Asset (ROA).

  1. S2-2012-233563-abstract.pdf  
  2. S2-2012-233563-bibliography.pdf  
  3. S2-2012-233563-tableofcontent.pdf  
  4. S2-2012-233563-title.pdf